Tomohon – Walikota Tomohon Caroll Senduk bersama Wakil Walikota Tomohon Wenny Lumentut, SE bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tomohon drg Jeand’arc Senduk-Karundeng dan Sekretaris TP PKK Kota Tomohon Eleonora Lumentut-Sangi, mengikuti kegiatan Aksi Bersih dan Penanaman Pohon di Sekitar Danau Sineleyan yang berlokasi di Kelurahan Talete I Kecamatan Tomohon Tengah, Jumat (21/09/2021).
Dalam sambutannya Walikota mengatakan kegiatan ini adalah bagian dari peran serta masyarakat dalam bentuk kepedulian terhadap masalah lingkungan di Kota Tomohon khsususnya danau sineleyan yang dilaksanakan dalam rangka hari bersih-bersih sedunia atau world clean-up day.
Terselenggaranya kegiatan ini merupakan kerjasama Komunitas Peduli Sungai Tomohon, Mahasiswa Pecinta Alam Aesthetica Unima, Komunitas Talun Kentur dan juga Tim Penggerak PKK Kota Tomohon.
“Sehubungan dengan pelaksanaan kegiatan bersih-bersih dan penanaman pohon ini, juga dalam rangka world clean-up day, maka kami selaku pemerintah Kota Tomohon, saya dan bapak Wenny Lumentut, SE sebagai Walikota dan Wakil Walikota Tomohon, menghimbau kepada seluruh masyarakat Kota Tomohon agar senantiasa menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan yang dimulai dari lingkungan sekitar tempat tinggal kita. Mulailah dari hal-hal kecil seperti membuang sampah pada tempatnya, sebagaimana tema world clean-up day tahun 2021 yaitu “pilah sampah dari rumah,” kata Walikota.
Selanjutnya Ketua TP-PKK Kota Tomohon yang juga sebagai Kepala Sekolah Sungai Kota Tomohon drg. Jeand’arc Senduk-Karundeng mengatakan Selain kegiatan bersih-bersih dan penanaman pohon di area sineleyan, hari ini kami juga akan melanjutkan sosialisasi terkait energi terbarukan yaitu ecoenzym yang adalah cairan sejuta manfaat bagi kesehatan diri maupun lingkungan. Ecoenzym merupakan salah satu terobosan yang dilakukan untuk kelestarian alam ciptaan Tuhan karena ecoenzym ini adalah salah satu cara mengolah sampah organik menjadi sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia maupun lingkungan hidup. Sehubungan dengan masalah lingkungan hidup pada danau sineleyan, maka ecoenzym dapat digunakan untuk mengatasi pendangkalan sungai serta hal lainnya.
“Kami tentunya bersyukur karena kegiatan bersih-bersih dan penanaman pohon di area danau sineleyan ini mendapat dukungan dari segenap stakeholders yang ada di Kota Tomohon, termasuk pemerintah Kota Tomohon. Untuk itu atas nama sekolah sungai Kota Tomohon, serta unsur-unsur pelaksana kegiatan lainnya kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Kota Tomohon serta pihak-pihak lainnya yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini,” kata Karundeng.
Turut hadir Perwakilan Balai Sungai Sulut I Jacklin Tahar, SH, Komunitas Peduli Sungai Tomohon, jajaran Pemerintah Kota Tomohon, serta Panitia dan Relawan.(mar)























