
Tomohon – Sekira 6 (enam) hari melaksanakan operasi Zebra Lokon 2013, Keplisian Resort (Polres) Tomohon telah menemukan puluhan pelanggaran yang dilakukan pengendara. Dari data yang didapat hingga Selasa kemarin, pelanggaran yang dilakukan pengendara roda dua lebih banyak dari pada roda empat.
Secara keseluruhan terdapat 69 kasus pelanggaran yang didapat dengan tindakan teguran hanya 10 kasus.
Kapolres Tomohon melalui Kepala Bagian Operasional(Kabag Ops) Polres Tomohon, Kompol. Alkat Karouw, Selasa (03/12) menjelaskan, pelaksanaan operasi Zebra Lokon tahun 2013 berlangsung selama dua minggu, dari tanggal 28 November hingga 10 Desember. Tujuan operasi menurut Karouw untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan lalu-lintas di jalan raya, pelanggaran, mengurai kemacetan serta menumbuh-kembangkan kesadaran berlalu-lintas.
“Semua jenis kendaraan kita razia, ini untuk kepentingan masyarakat juga. Meminimalisir kecelakaan, pelanggaran lalu lintas, kemacetan serta menumbuh-kembangkan kesadaran berlalu-lintas adalah tujuan operasi ini,” kata Karouw.
Karouw mengatakan, pola operasi dilakukan dengan persentase 60 persen penegakkan hukum, 20 persen tindakan preventif dan 20 persen lainnya preemtif.
Dari hasil analisa dan evaluasi ditambahkan Karouw, pelanggaran didominasi oleh kendaraan roda dua. Contohnya tidak memiliki kelengkapan administrasi baik Surat Ijin Mengemudi(SIM) maupun identitas kendaraan.
“Yang lainnya berupa penggunaan knalpot racing, tidak menggunakan helm, kaca spion dan beberapa kelengkapan kendaraan lainnya yang berpeluang menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Itu langsung kita tindaki,” pungkasnya.(Maria Wolajan)




















