Tomohon – Pemkot Tomohon melalui Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Kota Tomohon akan menjemput usulan bantuan siswa miskin (BSM) secara langsung ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di Jakarta pada Kamis (29/08) mendatang. Penjemputan ini menyusul berkas yang diminta oleh pemerintah pusat sudah dimasukkan pada Rabu (14/8) lalu. “Kamis mendatang, kami akan menjemput usulan yang kami sampaikan lalu,” kata Kepala Dikda Kota Tomohon, Dolvin Karwur melalui Kabid Sekolah Dasar (SD) Sonny Saruan kepada wartawan, Senin (26/8).
Dalam pertemuan dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ini, kata Saruan, akan dilakukan bersamaan dengan Bimbingan Teknis (Bimtek) bersama dengan seluruh Dinas Pendidikan seluruh daerah kabupaten/kota di Indonesia. Usai itu, data penerima BSM ini akan langsung disampaikan ke setiap sekolah yang ada di Tomohon. “Data penerima Kartu Penjaminan Sosial (KPS) yang dimasukkan ke sekolah dan dilanjutkan ke Dikda Tomohon waktu lalu baru sebatas pengusulan dan kepastiannya pada Kamis mendatang,” ujar Saruan.
Penyaluran BSM ini dilakukan setiap semester. Dalam penyaluran BSM tahap kedua ini, anggaran tidak lagi melalui sekolah melainkan bank yang ditunjuk pemerintah. “Penerima hanya menunjukkan KPS di bank yang ditunjuk dan sudah tidak lagi melalui sekolah. Perlu diketahui juga dimana dalam tahap pertama penerima BSM hanya mengacu pada usulan pemerintah, namun dalam tahap kedua sudah ada ketambahan dengan keluarga yang memiliki KPS,” katanya.
Ditambahkannya, bahwa anggaran BSM untuk tahun 2013/2014 telah dinaikkan yakni untuk siswa SD sebesar Rp450.000 dan SMP Rp750.000 dan SMA Rp1.000.000 per siswa. Sementara pada tahun sebelumnya yakni penganggaran 2012/2013, siswa SD menerima sebesar Rp360.000, SMP Rp550.000 dan SMA tetap Rp1.000.000. Namun khusus untuk tahun 2013, siswa memperoleh tambahan manfaat sebesar Rp200 ribu.


























