Dinas PUPR Minahasa Turun Tangan Atasi Genangan Air di Boulevard Tondano

Minahasa – Pemerintah Kabupaten Minahasa melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Minahasa, turun tangan atasi persoalan genangan air yang ada di ruas jalan Boulevard Tondano.

Kepala Dinas PUPR Minahasa Daudson Rombon ST, melalui Kepala Bidang Bina Marga, Melani Matindas ST mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Balai Perencanaan Jalan Nasional (BPJN) XV Manado, yang merupakan penanggung jawab ruas jalan Boulevard Tondano.

“Berkaitan dengan kondisi ruas jalan Boulevard Tondano yang adalah jalan nasional, kami Dinas PUPR Minahasa sudah konfirmasi ke BPJN, dan sesuai konfirmasi, untuk ruas jalan Boulevard Tondano saat ini sementara ada preservasi jalan untuk mengatasi genangan air,” terang Matindas.

Lanjut kata dia, dalam minggu ini, Dinas PUPR sementara melakukan pengukuran topografi untuk saluran air atau cross drainnya. “Jadi, mohon pengertian pengguna jalan, dan mohon maaf atas ketidaknyamanan pengguna jalan,” ujarnya

Matindas menambahkan, Pemkab Minahasa juga melalui Dinas PUPR Minahasa sementara berproses dan sementara dikerjakan kegiatan rehabilitas ruas jalan Sasaran-Boulevard dan OP saluran Daerah Irigasi Tombakar, untuk mengatasi genangan air di Simpang Empat Boulevard.

“Sekali lagi, mohon maaf atas gangguan dan ketidaknyamanan pengguna jalan, serta partisipasi masyarakat untuk menjaga peruntukan dan kebersihan drainase atau saluran air. Terima kasih,” pungkasnya.

Sebelumnya, ruas jalan Boulevard Tondano ini dikeluhkan masyarakat pengguna jalan, karena dinilai kondisinya kian memprihatinkan. Pasalnya, genangan air di ruas jalan yang menjadi tanggung jawab Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) XV Manado ini, semakin meluas.

Pantauan Cybersulutnews.co.id, Rabu (17/05) kemarin, genangan air yang dahulunya hanya di simpang empat, kini mulai meluas ke arah Kelurahan Koya Kecamatan Tondano Selatan, atau tepatnya di depan pemandian air panas Makarios.

Parahnya lagi, bila hujan deras turun maka genangan air tambah meluas dan dalam, sehingga membahayakan pengendara, lebih khusus sepeda motor.

“Genangan air ini sudah sangat mengganggu dan membahayakan pengendara, apalagi pengendara sepeda motor. Bahkan, sudah pernah ada yg terjatuh di lokasi tersebut,” ujar Rholly Korompis, warga Koya yang berdomisili tepat di dekat genangan air tersebut.

Dia pun berharap, pihak BPJN Manado dapat memperhatikan hal tersebut karena genangan air ini sudah sejak tahun lalu bahkan lebih. “Semoga ini cepat diperhatikan,” harap Tonaas Brigade Manguni Minahasa ini.

Terpisah, Royke Sumanti, salah seorang pengendara sepeda motor ketika diwawancarai, mengaku terganggu dengan kondisi jalan seperti ini. Dia mengatakan, seharusnya jalan yang menjadi tanggung jawab BPJN itu dalam kondisi sangat baik, bukan seperti ini.

“Kondisi ruas jalan tanggung jawab BPJN itu kan seharusnya kondisinya sangat bagus. Kalau seperti ini kan kelihatan BPJN itu mengabaikan tanggung jawab mereka. Harapan kami sebagai warga biasa, kiranya ini bisa segera ditangani,” tukasnya.

Sementara, pihak BPJN XV Manado hingga berita ini diturunkan, belum dapat dikonfirmasi.(fernando lumanauw)

Tinggalkan Balasan