
MITRA – Dinas Ketenaga Kerja Transmigrasi dan Sosial (Disnakertransos) Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) siap menyalurkan bantuan dana bagi 1.225 keluarga, yang masuk pada Program Keluarga Harapan (PKH) yang telah terdata didaerah ini.
Demikian diungkapkan Kepala Disnakertransos Mitra, Feki Mokorimban,kepada CSN. Lanjutnya, penyaluran dana PKH tersebut berdasarkan data yang sudah masuk kepihaknya, melalui para pendamping PKH yang dipercayakan memegang wilayah perkecamatan yang ada didaerah ini. “Karena tahapan validasi sudah selesai dilakukan, maka dana itu sudah siap disalurkan,” jelasnya.
Penyaluran dana PKH untuk masyarakat, kata dia, tentunya bervariasi sesuai dengan hasil validasi dari pendamping dilapangan. “Data memang dari pihak Badan Pusat Statistik. Namun ada pendamping yang mengkorscek langsung lagi dilapangan. Apakah masih sesuai dengan data BPS yang diajukan atau tidak. Dan ini tentunya melibatkan aparat kelurahan atau desa,” terangnya.
Ditegaskan Mokorimban bagi PKH, kalau pendataan dilakukan harus seefektif mungkin. Agar bantuan tersebut bisa terkontrol dengan baik. “Intinya, kalau bantuan PKH semakin berkurang berarti keluarga itu menunjukkan tanda-tanda kemajuan. Dan sebaliknya, kalau bantuan justru lebih banyak maka dapat diketahui masyarakat tidak maju,” tukasnya.
Karena bantuan kementrian lewat program PKH itu, untuk merangsang keluarga yang kurang mampu untuk lebih berusaha lagi. Sedangkan untuk penyaluran didaerah ini, dijelaskannya, akan dilakukan secara simbolisasi oleh Bupati dan rencanya akan dilakukan di Kecamatan Tombatu. “Namun sebelumnya, untuk sakala provinsi Sulut, akan dilakukan penyaluran secara secara simbolisasi oleh Gubenur Sulut, yang pelaksanannya akan dilakukan di provinsi Sulut,” tandasnya.
Sementara, Jenly dan Marny keduanya selaku pendamping PKH yang dipercayakan memegang wilayah Pusomaen, mengaku kalau mereka bersama dengan rekan-rekannya yang lain sudah melaksanakan tugas, yaitu dengan mengkroscek kembali data keluarga seperti yang diberikan oleh BPS. Dan keduanya memastikan tidak ada data yang terlewatkan.
Menurut keduanya, berdasarkan data dilapangan, masih banyak keluarga yang memerlukan bantuan PKH ini. “Kalau di wilayah kami, terkhusus di kecamatan Pusomaen, ada sekira 300-an KK penerima bantuan PKH yang layak dibantu,” jelas keduanya. (Alfian Tompunu)




















