
Minsel – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan mencoba untuk mengangkat kembali kebudayaan pesta rakyat di Minahasa Selatan (Minsel) yang sudah lama hilang. Adalah Festival Teluk Amurang direncanakan akan kembali dilaksanakan pada tahun 2014 ini.
“Kami sudah rencanakan untun melaksanakan Festival Teluk Amurang, pada bulan Juli 2014, sebab sudah lama sekali kebudayaan ini tidak dilaksanakan lagi, dan ini pertama kami akan buat lagi,” kata Sonny Maleke Kepala Dinas Budaya dan Periwisata (Disbudpar) Minsel.
Dijelaskannya, sementara disusun beberapa acara yang akan menghiasi pegelaran akbar se-Minsel tersebut, agar nampak sederhana namun meriah dan menghibur masyarakat, yang sudah lama rindu terhadap festival tersebut.
“Kami rencanakan untuk mengadakan lomba dayung perahu, perahu hias, triathlon, figura, juga lomba goyang dodol antardesa, se-Minsel, semuanya kami programkan untuk memeriahkan,” ujar dia.
Dijelaskannya, akan digelar lagi festival teluk Amurang tersebut, bertujuan untuk meningkatkan daya tarik wisata di Minsel, sebab nantinya siapa saja bisa datang untuk menyaksikan momen akbar tersebut.
“Nanti kalau sudah dilaksanakan, kita akan melihat respon masyarakat, kemudian akan dilakukan evaluasi, sebab rencana Festival Teluk Amurang, akan menjadi agenda rutin tahunan,” jelas dia.
Dijelaskannya, siapa saja yang berniat untuk membantu menyukseskan kegiatan pada bulan Juli tersebut, masih diberikan kesempatan, terutama warga Minsel yang sudah sukses di luar daerah misalnya. “Anggaran yang ditata ada, namun bagi siapa saja yang hendak memberikan sponsor, dan dukungan lain, kami persilakan, sebab bagaimanapun juga, yang akan kita hadapi adalah festival milik rakyat Minsel,” jelas dia. (jufan dissa)




















