Franky, Kakak Angie Sondakh Diotopsi di RS Balikpapan

Foto Almarhum Franky Sondakh semasa hidup (foto:ist)
Foto Almarhum Franky Sondakh semasa hidup (foto:ist)

Balikpapan – Tersangka kasus korupsi Youth Center, Franky Sondakh, tak lain kakak Terpidana kasus Korupsi Hambalang, Angelina Sondakh saat ini jasadnya diotopsi di salah satu rumah sakit di Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu 01 November 2014.

Informasi yang didapatkan Cybersulutnews.co.I’d di Balikpapan, saat ini jasad Franky Sondakh sedang dilakukan otopsi untuk mencari sebab-sebab kematian dari saksi kunci terhadap korupsi pembangunan Youth Center berbandrol Rp 8,6 miliar.

“Jasad saat ini sedang diotopsi, dan ada keluarga yang menyaksikan. Karena hal ini perlu dilakukan untuk membuktikan penyebab kematian dari Franky,” ungkap sumber di Rumah Sakit Balikpapan yang enggan disebutkan namanya kepada cybersulutnews.co.id

Dikatakan sumber, bahwa otopsi ini memakan waktu tak kurang dari 6 jam.

“Ini disaksikan selain pihak keluarga juga pihak berwajib kepolisian,” kata sumber lagi, sembari menyatakan pihaknya belum bisa menyimpulkan penyebab kematian dari Franky yang saat ini diketahui sebagai staf pengajar Fakultas Ekonomi Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado yang tercatat diangkat pada tahun 2004.

Diketahui pemberitaan sebelumnya cybersulutnews.co.id, yakni pasca ditetapkannya sebagai tersangka oleh penyidik Subdit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polda Sulut, Franky Nicolas Sondakh (41), saksi kunci kasus dugaan korupsi pembangunan gedung Youth Center berbanrol Rp 9,6 miliar, Sabtu (01/11), sekitar pukul 12.00 WITA, dinyarakan meninggal dunia.

Kabar meninggalnya Franky yang baru sehari menjadi tersangka pada kasus dugaan korupsi miliaran rupiah itu sempat menghebohkan penyidik yang menangani kasus itu.

“Kasihan padahal baru sehari dia (Franky) jadi tersangka tapi sudah meninggal dunia,” kata salah satu penyidik yang sudah beberapa kali memeriksa Franky.

Kata penyidik itu, meski saksi kunci proyek pembangunan Youth Center telah meninggal bukan berarti penyelidikan untuk ditambahnya tersangka akan dihentikan. “Tetap akan berjalan terus, para tersangka yang lainnya akan segera ditahan,” bebernya.

Dari informasi yang diterima Cybersulutnews.co.id, korban meninggal di Balikpapan akibat sakit jantung yang dideritanya. Sedangkan untuk jasad korban akan dimakamkan di Manado. Hingga berita ini diturunkan jasad korban masih berada di salah satu rumah sakit di Balikpapan.

Ayah Franky, Prof Lucky Sondakh sendiri saat ini sedang berada di Bandara Sam Ratulangi Manado untuk pergi melihat jasad anak tercintanya di Balikpapan.

“Saat ini saya bersama keluarga sudah berada di Bandara. Untuk penyebab kematiannya saya belum tahu pasti,” kata Lucky ketika dihubungi Cybersulutnews.co.id melalui pesan singkatnya. (jenglen manolong)

Tinggalkan Balasan