
Manado- Gangguan jaringan yang dialami pelanggan di Kota Palu dan Manado beberapa hari terakhir ini sudah teratasi. General Manager ICT Regional Sulawesi, Noviandri mengatakan pada Sabtu, 25 Januari 2014 mulai jam 08.50 hingga 26 Januari jam 14.40 pelanggan Telkomsel dibeberapa daerah di Sulawesi Tengah dan Sulawesi Utara mengalami ketidaknyamanan dalam menggunakan fasilitas ponsel mereka. “Ketidaknyamanan yg dirasakan antara lain sulit melakukan panggilan suara dan data.
Hal tersebut dialami oleh semua pelanggan KartuHALO, SimPATI maupun kartu As,” katanya. Pihaknya langsung mengidentifikasi masalah segera dilakukan oleh tim teknik Telkomsel dan diketahui kesulitan melakukan panggilan disebabkan oleh terputusnya transmisi Kabel Optik rute Parigi -Palu (di beberapa titik lokasi kebun kopi ) dan rute Palu – Gonggala yang diakibatkan oleh tanah longsor disertai hujan deras terus menerus yang menyebabkan jalur transmisi Fiber Optik Palu dan Manado terputus. “Kabel optik yg terputus tersebut adalah milik PT. Telkom yang juga digunakan oleh Telkomsel sebagai pendukung jaringan telepon seluler pelanggannya,” jelasnya.
Menyikapi hal tersebut, katanya pihak Telkomsel segera melakukan antisipasi dengan cara menggunakan infrastruktur transmisi radio microwave melalui jalur udara sebagai transmisi cadangan jika jalur serat optik mengalami masalah.
Jalur ini digunakan untuk membenahi persoalan yang terjadi. “Dengan menggunakan Jalur transmisi cadangan, pelanggan Telkomsel bisa melakukan panggilan dan berinternet dengan tingkat kesuksesan hingga 70 persen,” jelasnya. Lanjut ia katakan, gangguan akhirnya bisa diatasi oleh Telkom dan Telkomsel pada hari minggu tanggal 26 Januari pukul 14:50, sehingga seluruh layanan Telkomsel normal kembali. Proses penyambungan Kabel optik membutuhkan waktu kurang lebih 30 jam disebabkan oleh terputusnya infrastruktur jalan kedua jalur tersebut.(nancy)




















