
Minsel – Hari ini, Senin (08/09) masyarakat Minahasa Selatan (Minsel) resmi memiliki wakil rakyat baru. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) terpilih periode 2014-2019 akan mengemban tugas yang berat.
Rakyat Minsel berharap agar anggota dewan ini bisa menjalankan tugas tanpa ada kepentingan. Terlebih mereka bekerja dengan hati nurani dan berpihak pada rakyat serta tidak korupsi. Henli Tuela Ketua Forgemak Minsel mengutarakan agar wakil rakyat agar jangan mengikuti elit-elit partai yang ada di pusat. “Karena kondisi yang ada cukup memprihatinkan,para elit hanya memikirkan kekuasaan tanpa melihat rakyat yg menjadi korban.
Dikatakan Henli mereka yang dilantik bisa lebih berani lagi dalam melakukan tugasnya sebagai fungsi legislasi,budgeter dan pengawasan. Diantaranya dengan mengontrol pemerintah agar bisa mewujudkan Minsel berdikari cepat. “Kepada legislator yang masih muda diharapkan dapat memberikan angin segar perubahan yang bukan hanya menjadi “prong” dan tidak bisa berbuat apa-apa. Akan tetapi menjadi warna tersendiri dlm mengawal aspirasi konstituen,” katanya.
Diutarakan tokoh pemuda Amurang ini hal ini penting dan diingatkan agar legislator dapat memiliki integritas ,jujur dan bersih. “Kalau perlu para legislator dapat melaporkan harta kekayaan kepada negara,” sambungnya.
Hal sama diutarakan Dolvie Mangindaan tokoh pemuda Minsel. Ia mengajak kepada anggota dewa baru agar tidak korupsi dan hanya mementingkan kepentingan partai. “Sebaiknya mereka kembali lagi pada tugas utama sebagai wakil rakyat. Yang namanya wakil rakyat itu harus benar-benar berpihak pada rakyat,” pungkasnya.(juffan)




















