Manado – Sekretaris Daerah Sulawesi Utara, Tahlis Gallang, mengumumkan perkembangan terbaru dalam pengisian jabatan kosong di lingkungan Pemprov Sulut.
Menurut Sekprov, setelah pelaksanaan job fit yang selesai, Pemprov kini menunggu Peraturan Teknis (Pertek) dari BKN sebagai syarat pelantikan pejabat baru.
Lima pejabat kabupaten/kota yang telah lulus job fit dipastikan akan masuk dalam pengisian jabatan (mutasi) tahap pertama yang akan segera dilakukan setelah Pertek keluar.
Dari 17 jabatan kosong, nantinya setelah mutasi jabatan akan tersisa 12 yang tentunya akan diisi Pelaksana Tugas (Plt).
Sisa 12 jabatan itu akan diisi melalui seleksi terbuka (selter).Tetapi menurut Sekprov, Selter membutuhkan waktu dan biaya lebih. Sehingga ada pendekatan baru berupa manajemen talenta yang lebih efektif dan efisien.
“Metode manajemen talenta ini adalah langkah kami agar pengisian jabatan lebih tepat sasaran dan sesuai kompetensi. Kami targetkan awal tahun depan sudah siap dilaksanakan,” ujar Tahlis Gallang, Selasa (4/11/2025) di kantor Gubernur Sulut.
Selain itu, proses identifikasi pejabat yang telah mengikuti asesmen di BKN sedang berjalan. Hasil asesmen tersebut dijadwalkan keluar minggu ini.
Selama evaluasi berlangsung, pelaksanaan tugas (Plt) pejabat sementara tetap berjalan untuk menjaga kelancaran birokrasi.
Dengan strategi baru ini, Sulut optimistis dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan tata kelola pemerintahan yang lebih profesional dan dinamis.




















