Minahasa – Bagian Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab), melakukan studi banding (Stuban) ke Bagian Humas dan Protokol Kabupaten Setda Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (17/11).
Humas Protokol Minahasa dibawah pimpinan langsung Kepala Bagian Humas dan Protokol Setdakab Minahasa Drs Moudy L Pangerapan MAP ini, didampingi Kasubag Acara dan Tamu Daine Lantang SE, serta para pegawai negeri sipil Bagian Humas dan Protokol Setdakab Minahasa dan diterima oleh Kepala Bagian Protokol Kota Yogyakarta, diwakili oleh tiga Kasubag yakni Kasubag Kepala Daerah Edy Sugiarto, Kasubag Administrasi Kepala Daerah, penerima tamu Frans dan asisten ibu Iyan, di ruang rapat Yudistira Kota Yogyakarta.
Dalam stuban ini, dilakukan sharing ilmu, wawasan dan pengalaman dari Pemerintah Kota Yogyakarta, yang memiliki 14 Kecamatan dan 45 Kelurahan.
“Peran Protokol sangatlah penting sesuai dengan UU no 9 tahun 2010, bahkan sering kerja sampai 25 jam sehari dengan modal rasa senang dan iklas. Bagian Protokol Kota Jogyakarta adalah salah satu dari delapan bagian yang ada di Kota Yogyakarta, dengan 43 SDM sudah termasuk penelaah analis, ajudan, penyusun sambutan dan MC, penerima tamu, penyusun acara, penyiapan tropi, piala dan urusan lain yg saling terkait dan saling membantu antara sub bagian satu deng lainnya,” ujar Edy Sugiarto.
Sementara, Kabag Moudy Pangerapan menyampaikan rasa syukur dan trima kasih untuk penerimaan yang begitu special dari Bagian Protokol Kota Yokyakarta, serta rasa terkesan akan pengaturan kepemerintahan termasuk tata kota dimana tidak macet dengan angkutan umum.
“Kita belajar banyak disini, termasuk bagaimana program kegiatan serta pengelolaan keuangan di Pemkot Yogyakarta, dimana bapak Edi menyampaikan meski dengan SDM yang terbatas sementara harus menangani banyak kegiatan dan harus bisa memilah dan melihat even setingkat apa,” tukasnya.
“Selain itu, Protokol harus mengacuh pada aturan tapi tetap bisa fleksibel selama leadingnya adalah Gubernur. Ketahui batas kemampuan dan saling berkordinasi dan berbagi dengan dinas terkait, dengan semangat gotong royong memajukan kota,” pungkaanya.(fernando lumanauw)




















