Impor Sulut Turun 62,13 Persen

Faizal Anwar
Faizal Anwar

Manado – Nilai impor Sulut mencapai US$ 5,4 juta pada Agustus 2013. Angka ini mengalami penurunan siginifikan, yakni turun sebesar 62,13 persen bila dibandingkan dengan impor Juli 2013 yang berhasil menembus US$ 14,3 juta.

“Bahkan bila dibandingkan dengan Agustus tahun lalu dengan nilai US$ 17,7 juta, maka impor kita mengalami penurunan yang lebih dalam lagi, yaitu sekitar 69,48 persen,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut, Faizal Anwar.
Penurunan terbesar pada Agustus 2013 dibandingkan bulan sebelumnya terjadi pada komoditi kapal laut, yakni turun US$ 4,9 juta. “Dan peningkatan impor terbesar dari bahan kimia anorganik yang naik sebesar US$ 0,4 juta,” jelasnya.

Secara kumulatif nilai impor Sulut pada Januari-Agustus 2013 mencapai US$ 76 juta atau turun sekitar 15,88 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya dengan nilai sebesar US$ 90,3 juta.

“Pada periode ini, komoditi kapal laut masih mengalami penurunan impor terbesar, yakni turun sebesar US$ 26,5 juta. Sedangkan peningkatan impor terbesar pada mesin-mesin/pesawat mekanik, yakni meningkat signifikan seberas US$ 17,3 juta. Lalu diikuti bahan bakar mineral yang naik sebesar US$ 5 juta,” bebernya.

Sementara untuk impor dari Cina pada Agusuts 2013 mengalami penurunan terbesar dibandingkan Juli 2013, yaitu sebesar US$ 4,5 juta. “Peningkatan impor terbesar adalah dari Philipina dan Singapura, yang masing-masing meningkat sebesar US$0,1 juta,” katan Anwar.

Dia menambahkan barang impor yang berasal dari Amerika Serikat memberikan kontribusi terbesar terhadap total impor Januari-Agustus 2013, yaitu mencapai 37,08 persen. Disusul Cina sekitar 15,64 persen, lalu Australia yang punya pangsa 11,54 persen.(Nancy Tigauw)

News Feed