Ini yang Membuat Tomohon Beda!

Salah satu turis saat disuguhkan 'saguer' (nira) oleh Walikota Jimmy Eman (foto:ist)
Salah satu turis saat disuguhkan ‘saguer’ (nira) oleh Walikota Jimmy Eman (foto:ist)
Tomohon – Kota Tomohon selalu terasa berbeda dari semua kabupaten/kota di Sulawesi Utara. Bukan hanya soal keunikan kota kecil ini yang dikelilingi dua gunung berapi yakni Lokon dan Mahawu, kemeriahan dalam perayaan sejumlah hari-hari nasional. Pemerintah dan masyarakat tak bosan-bosan untuk memeriahkan perayaan hari-hari nasional dengan atraksi menarik.

Beberapa tahun terakhir, destinasi wisata bukan hanya mengarah ke objek-objek wisata yang sudah mendunia, wisata tontonan atraksi sejumlah perayaan hari-hari besar, menarik antusiasme wisatawan lokal maupun internasional.

Seperti yang terlihat pada pagelaran Pawai Pembangunan sebagai rangkaian dari perayaan HUT RI ke-71, Jumat (19/08/2016) di sepanjang jalan protokol Kota Tomohon. Atraksi yang menujukkan semua potensi di kota kecil ini ditonton banyak wisatawan asing.

Kehadiran para wisatawan dari mancanegara seperti dari Amerika Serikat, Belanda, Jerman, Perancis dan Inggris pun langsung disambut Walikota Jimmy F Eman SE Ak bersama Wakil Walikota Syerly Adelyn Sompotan untuk duduk menonton di panggung utama.

Mereka pun berinteraksi dengan guide dan sejumlah pejabat yang menjelaskan sejumlah atraksi budaya dan ketangkasan lainnya.

Hal yang menarik juga saat pejabat dan Muspida yang turun ke jalan untuk berdansa Polineis dengan para siswa SMK.

Seorang turis bersama keluarganya dari Belanda saat diwawancarai mengatakan begitu terpesona dan sangat tertarik dengan suguhan budaya yang ditampilkn seperti tarian Kabasaran serta alat angkut tradisonal bendi dan Roda sapi.
Mereka pun sempat disuguhi Saguer atau nira yang diberikan oleh Walikota Jimmy Eman yang berasal dari salah satu peserta pawai.

“Beberapa tahun terakhir ini telah terjadi perubahan arah kunjungan wisatawan ke Kota Tomohon. Wisatawan ternyata sudah mengagendakan untuk melihat pagelaran seperti TIFF dan Pawai Pembangunan,” jelas Walikota.

Untuk itu ke depan Pemkot Tomohon akan semakin menata pagelaran ini agar layak ditonton wisatawan kelas dunia.

“Saya dan ibu Wawali mengucapkan banyak terima kasih kepada masyarakat Kota Tomohon yang begitu antusias untuk berperan dalam Pawai Pembangunan ini. Kiranya ini bisa menjadi suatu potensi besar dalam kepariwisataan sehingga dampaknya juga bagi pemasukan ekonomi bagi masyarakat,” tukas Walikota.

Pawai yang dimulai dari Stadion Parasamya Walian berakhir di Ex Rindam Kakaskasen ditonton ribuan masyakar di pinggir jalan. (mar)

Tinggalkan Balasan

News Feed