Irup Hari Pahlawan di TMP Kairagi, Sumarsono Kutip Pidato Presiden Soekarno

Manado – Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawan. Penggalan kalimat dalam pidato Presiden Soekarno pada peringatan Hari Pahlawan 1962 ini kembali digelorakan Gubernur Sulut, Soni Sumarsono ketika menjadi Inspektur Upacara memperingati Hari Pahlawan 10 Nopember 2015 di TMP Kairagi Manado, Selasa (10/11).

“Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah. Keberadaan Bangsa Indonesia sekarang ini tak lepas dari jasa para pahlawan kusuma bangsa. Karenanya wajib bagi kita untuk menghargai dan menghormati spirit dari para pahlawan,” ujar Sumarsono.

Sumarsono kemudian mengingatkan generasi muda untuk bisa memaknai spirit kepahlawanan demi NKRI. “Peringatan hari pahlawan ini kiranya dapat di jadikan sebagai momentum untuk dapat memotivasi diri mengisi kemerdekaan dengan memupuk semangat cinta tanah air, sekaligus sadar sebagai warga bangsa,” ajaknya.

Sumarsono mengatakan, spirit torang samua basudara merupakan manifestasi dari pesan-pesan luhur para pahlawan kita untuk selalu bersatu membela tanah air tumpah darah Indonesia.

Adapun terkait dengan dua putra Sulut yang sementara diperjuangkan menjadi pahlawan nasional yaitu Mononutu dan Bataha Santiago, Sumarsono berharap tahun depan keputusannya sudah turun. Hal yang sama juga diharapkan bagi calon pahlawan nasional, BW lapian.

Turut hadir dalam upacara tersebut, Ketua TP PKK Sulut ibu Tri Rachayu Sarsono, unsur Forkopimda Sulut, pejabat sipil serta TNI/Polri.

Tinggalkan Balasan