Minahasa – Wakil Bupati Minahasa, Ivan SJ Sarundajang (Ivansa), membuka kejuaraan daerah (Kejurda) Pencak Silat golongan dewasa, yang diselenggarakan Pengurus Provinsi Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Sulawesi Utara (Sulut) di aula Wale Ne Tou Tondano, Rabu (25/03/2015).
Ivansa dalam sambutannya, Pencak Silat merupakan olahraga yang merupakan budaya asli Indonesia yang harus dipertahankan. Untuk itu, dirinya berharap para atlit yang akan berlomba dalam Kejurda ini bisa mempertahankan budaya yang ada dengan terus berprestasi.
“Kalah menang adalah hal biasa dalam pertandingan, menurut saya pertandingan bukan hanya soal kalah atau menang, tapi keberhasilan dan kebersamaan. Kekompakan kita sesama atlet dalam Kejurda ini menjadi tujuan utama. Untuk itu, saya meminta kepada seluruh atlet, bertandinglah secara sehat dan junjung tinggi sprotifitas,” ungkap Ivansa seraya menuturkan pembinaan atlet dari pemerintah memang kadang jauh dari harapan.
“Tapi bila kita bertekad untuk berprestasi dan tidak berharap seratus persen kepada pemerintah, dengan semangat terus untuk berjuang meraih prestasi, maka hal itu akan kita gapai keberhasilan,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua IPSI Sulut, Herry Tombeng melalui sekretarisnya, berharap dengan di gelarnya Kejurda ini, akan bisa menghasilkan atlet-atlet berbakat Sulut kedepan yang bisa mengharumkan nama Sulut di tingkat nasional dan international.
“Harapan kami, pelaksanaan Kejurda ini, bisa menjadi alat persatuan bagi masyarakat Sulawesi Utara,” tutur Tombeng yang didampinggi Ketua IPSI Minahasa, Tito Sumampouw MBA.
“Kejurda yang juga menjadi ajang pra PON ini, akan berlangsung hingga Jumat 27 Maret, dengan 130 atlet dari 9 perutusan Kabupaten/ Kota se-Sulut yakni dari Kota Kotamobagu, Kabupaten Sangihe, Talaud, Bolmong Timur, Bolmong, Bitung, Manado, Minahasa Utara dan Minahasa,” tambah Sumampouw.(fernando lumanauw)




















