JWS Hadiri Rakornas Pilpres 2014

Jakarta – Bupati Minahasa, Drs Jantje Wowiling Sajow MSi (JWS), mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemantapan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) Tahun 2014, di Sentul International Convention Centre, Bogor, Selasa (03/06).

Rakornas yang dibuka oleh Presiden Repoblik Indonesia (RI), Dr H Susilo Bambang Yudhoyono ini, dihadiri seluruh petinggi negara seperti, Wakil Presiden RI, Dr Boediono, Mendagri Gamawan Fauzy, jajaran Menteri KIB II, juga sejumlah pimpinan lembaga, pimpinan Partai Politik, Gubernur, Bupati, Walikota, Forkompimda, KPU, Bawaslu dan Panwaslu se-Indonesia.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Setdakab Minahasa, Agustivo Tumundo SE MSi mengatakan, kehadiran JWS ini didampingi langsung Kepala Badan Kesbangpol-Linmas Minahasa, Drs Jorry Gumansing, Ketua KPU Minahasa, Meidy Tinangon SSi MSi, Kabag Humas dan Protokol Setdakab Minahasa dan dirinya serta Kasubag Pengelolaan Informasi Humas Setdakab Minahasa, Yonathan Kaunang SSTP.

Dalam siaran persnya, Tumundo menuturkan, dalam Rakornas yang dihadiri JWS ini, Presiden SBY mengeluarkan beberapa instruksi dan arahan untuk suksesnya Pilpres Tahun 2014 ini.

Instruksi tersebut diantaranya, meningkatkan yang sudah baik, pedomani dan laksanakan semua ketentuan dan peraturan tentang Pemilu, pahami kewenangan, kewajiban, tanggungjawab dan tugas sebagai penyelenggara Pemilu, cegah dan tiadakan berbagai bentuk penyimpangan dan pelanggaran Pemilu, cegah terjadinya kekerasan dan benturan di antara massa kontestan Pemilu, jaga akuntabilitas dan transparansi bagi penyelenggara Pemilu, Partai Politik, pemerintah, penegak hukum dan aparat keamanan, bila ada protes atau aduan dilakukan secara tertib dan damai, pers dan media massa agar melakukan siaran dan pemberitaan yang akurat dan konstruktif.

Presiden juga mengharapkan jajaran Pemerintah, baik Menteri, Gubernur, Bupati dan Walikota untuk tetap mengutamakan tugas-tugas pemerintahan, bagi TNI dan Polri agar jaga netralitas dalam Pemilu, Pemerintah Pusat dan Daerah untuk membantu para penyelenggara Pemilu dengan memberikan bantuan untuk kelancaran logistik Pemilu.

Presiden juga minta untuk gunakan anggaran dan jaga akuntabilitas serta pertanggungjawaban yang benar.(fernando lumanauw)

Tinggalkan Balasan