JWS: Tidak Ada Celah Untuk Pemotongan TTP dan Tunjangan Sertifikasi Guru

Minahasa – Bupati Minahasa, Drs Jantje Wowiling Sajow MSi, membantah bila tunjangan tambahan penghasilan (TTP) guru PNS dan tunjangan sertifikasi guru profesional di Kabupaten Minahasa, di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Minahasa, tahun 2014 lalu dipotong.

Hal ini menyusul pihak Kejaksaan Negeri Tondano mensinyalir adanya dugaan permainan dalam pencairan TTP dan tunjangan sertifikasi guru tersebut.

Kepada Cybersulutnews.co.id, Selasa (27/01), JWS menegaskan bila TTP dan tunjangan sertifikasi guru ini dibayarkan seluruhnya ke guru dengan mekanisme melalui rekening guru yang bersangkutan secara langsung.

“Tidak ada celah untuk melakukan potongan pada TTP dan tunjangan sertifikasi guru karena semua langsung ke rekening guru, coba panggil guru-guru penerima tunjangan dan tanya langsung ke mereka kalau ada pemotongan. Untuk teknisnya silakan tanya ke Dikpora,” tandas JWS.

Sementara, Kepala Dikpora Minahasa, Drs Jemmy PH Maramis menuturkan, untuk TTP memang benar hanya dicairkan hanya dua bulan untuk triwulan IV di tahun 2014 karena dana tidak cukup.

“Kalau TTP ia kesannya dipotong karena anggaran tidak cukup dan tidak disalurkan sebanyak tiga bulan, tapi anggaran yang tidak disalurkan itu tetap ada di kas daerah. Kalau tunjangan sertifikasi bagi guru profesional itu tidak benar kalau dipotong karena semua disalurkan langsung ke rekening guru bersangkutan dan tidak ada di tangan oknum tertentu sebelum disalurkan,” terang Maramis.(fernando lumanauw)

Tinggalkan Balasan