
Minut – Festival Kaki Dian yang dibuka Bupati Minut Drs Sompie singal MBA, di Kaki Dian Kecamatan Airmadidi. pada februari 2014 tersebut tidak lain adalah untuk lebih mengangkat berbagai potensi wisata yang ada di kabupaten Minahasa Utara (Minut) sesuai dengan visi dan misi Bupati Drs Sompie Singal MBA dan wakil Bupati Yulisa Baramuli SH.
Dalam acara tersebut sejumlah masyarakat dan para pemerhati di sektor pariwisata memberikan apresiasi yang sangat tinggi atas gagasan yang dibuat oleh panitia didukung sepenuhnya oleh pemerintah kabupaten minut, bertujuan untuk mengangkat potensi wisata yang ada selama ini.
Juga memperkenalkan lebih luas potensi wisata yang ada di minut, sehingga meningkatkan wisata yang masuk di minut terus bertambah. Untuk itu, besar hapan kami kiranya festival kaki dian ini mendapat dukungan. Agar supaya apa yang menjadi visi dan misi Bupati serta Wakil Bupati Minut, yakni menjadikan daerah ini (Minut, red) sebagai tujuan wisata 2015.juga meningkatkan ekonomi yang nantinya berdampak pada kesejahteraan masyarakat.
“Tapi pada kenyataanya Objek Wisata tersebut terancam akibat ulah para oknum tertentu guna meraup keuntungan tanpa peduli dengan akibatnya, ini terbukti Kaki dian pengelolaanya tidak seperti yang diharapkan, terlebih dibawah kaki dian ada dua galian C yang setiap hari mengeruk bebatuan untuk dijadikan bahan matrial,” ujar Denny warga Minut.
Ia sangat meyayangkan pemerintah yang seakan akan menutup mata akan hal tersebut, tanpa ada tindakan, untuk menghentikan pengalian galian C yang sangat bertolak belakang dengan Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati.
Satu hal lagi yang menurut warga minahasa Utara ini, Kaki Dian sangatlah menarik untuk objek wisata,akan tetapi yang tidak menariknya sampah sampah dipingir jembatan tidak jauh dari pintu masuk objek Wisata kaki dian sangatlah nampak karena terhampar luas dijalan dengan bau yang sangat meyengat, ini tentunya sangat tidak baik, kalau dibiarkan secara terus menerus. (eca gops)



















