
Manado- Kegiatan impor provinsi Sulawesi Utara (Sulut) pada bulan September naik hingga 99,88 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut, Faizal Anwar mengatakan nilai impor Sulut pada bulan September 2013 atas dasar Cost, insurance and freight (CIF) dibandingkan bulan Agustus 2013 mengalami kenaikan yang sangat signifikan.
“Di bulan Agustus 2013 nilai impor Sulut hanya US$5,41 juta atau naik 99,88 persen menjadi US$10,82 juta,” katanya.
Katanya, dari total nilai impor US$10,82 juta yang berasal dari Cina US$2,31 juta, dari Malaysia US$2,27 juta dan dari Australia US$2,12 juta.
Lanjut ia katakan, pada bulan September 2013, impor seluruh golongan barang utama mengalami peningkatan dibandingkan bulan selamanya kecuali bahan kimia anorganik yang mengalami penurunan sebesar US$0,35 juta.
“Peningkatan terbesar terjadi pada produk kapal laut yaitu US$1,59 juta, bahan bakar mineral US$1,53 juta, mesin-mesin pesawat mekanik US$1,50 juta dan beberapa barang utama dengan peningkatan masing-masinh US$0,94 juta,” jelasnya.
Katanya, bila secara kumulatif hingga bulan September dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya terjadi penurunan nilai impor sebesar 7,69 persen atau turun US$94,00 juta pada tahun 2012 menjadi US$86,77 juta.(Nancy Tigauw)


























