KLABAT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara (Minut) dibawah kepemimpinan Bupati Joune Ganda dan Wabup Kevin W Lotulung terus meningkatkan pelayanan kesehatan bagi warganya.
Terbukti, melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) yang dikomandoi Kadis Stella Safitry telah mengalokasikan anggaran sebesar 27 milliar pertahunnya untuk mengcover BPJS.
Kadis Stella Safitri mengatakan, adapun jaminan kesehatan tersebut diperuntukkan bagi masyarakat diluar ASN, TNI, Polri, Badan Usaha dan BPJS Mandiri.
“Masyarakat Minut diluar ASN, TNI, Polri, Badan Usaha dan BPJS Mandiri yang status kependudukannya update dan belum memiliki jaminan kesehatan, atau yang nonaktif karena tunggakan, bisa langsung diaktifkan. Hal ini tentunya, sangat membantu masyarakat. Mengingat biaya kesehatan yang sangat mahal, masyarakat yang kurang mampu akan kesulitan untuk biaya kesehatan mereka,” ujarnya.
Untuk itu menurut Stella, Komitmen pimpinan yaitu Bupati dan Wakil Minut yang telah mengcover pembayaran iuran BPJS Pemkab Minut diganjar penghargaan Universal Health Coverangge (UHC) Non Cut Off.
Lanjut Kadis Stella Safitri, sesuai dengan instruksi Bupati Joune Ganda, optimalisasi pelayanan ke masyarakat terus dimaksimalkan.
“Pasien yang dilayani di Mall Pelayanan Publik (MPP) dalam proses pengaktifan BPJS Kesehatan sejak tanggal 11 januari – 7 Maret 2024, mencapai jumlah 11.013 jiwa. Sesuai data tersebut, rata-rata Dinkes melayani Pengaktifan 90 peserta/hari,” kata Safitri.
Stella Safitri mengimbau masyarakat kalau dalam keadaan urgent dan ada hambatan terkait BPJS masyarakat bisa akses kontak person Pegawai Dinkes diluar hari dan jam kerja untuk Aktivasi Peserta BPJS yang nomornya sudah tertera atau terkonek dengan fasilitas kesehatan seperti Rumah Sakit.
“Terkait kendala atau hambatan menyangkut BPJS, pihak Dinkes telah memiliki kontak yang bisa dihubungi untuk penjelasan yang lebih lanjut lagi,” Tandasnya.
Kontak person Eke (0813-5653-1999), Mona (0822-2070-0472), Bony (0851-5611-4437).(FerdinandRanti)





















