Kontraktor Pekerjaan Jalan di Minahasa Tak Pentingkan Keselamatan Pengendara

Minahasa – Kontraktor pekerjaan pelebaran jalan Tondano-Suluan-Rumengkor, yang bersumber dar dana APBD Minahasa tahun 2015, nampaknya tak mementingkan keselamatan pengendara dalam melakukan pekerjaan.

Pasalnya, material bongkahan tanah hasil katingan kerap dibiarkan berhamburan di jalan sehingga bila hujan menyebabkan jalan licin dan berbahaya dilalui pengendara, baik mobil maupun motor.

Mewakili warga pengendara, salah satu legislator daerah pemilihan I, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Minahasa, Rudi Kaunang, yang kesehariannya juga melewati jalur tersebut mendesak kontraktor agar memperhatikan keselamatan pengendara.

Kepada sejumlah wartawan, Kamis (07/05), pentolan PDIP Minahasa ini juga menegaskan kepada pihak kontraktor agar tak hanya mengejar keuntungan semata.

“Jangan hanya mengejar keuntungan saja, tapi keselamatan pengguna jalan juga harus diutamakan. Kontraktor seharusnya menyiapkan pekerja khusus untuk membersihkan jalan dari sisa-sisa tanah bongkaran, agar waktu hujan-hujan seperti belakangan ini jalan tidak becek dan licin,” tukasnya.

Selain itu, kontraktor pelaksana juga nampak tak memperhatikan dan mengindahkan himbauan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Minahasa, Ir Jhon Kussoy MT, saat penandatanganan kontrak kerja belum lama ini.

Kussoy waktu itu menegaskan kepada seluruh kontraktor pemenang tender pekerjaan agar menyiapkan direksi kit dilokasi pekerjaan, yang dianggap sangat penting apabila ada permasalahan dilapangan. Direksi kit ini bisa menjadi tempat pertemuan antara pihak kontraktor, penanggung jawab, pengawas proyek dan pihak pemeriksa nanti.(fernando lumanauw)

Tinggalkan Balasan