Tomohon – Semakin meningkatnya mobilitas warga di Kota Tomohon, seiring dengan semakin sempitnya luas lahan kosong. Hal ini pun berimbas pada sejumlah lokasi lahan pekuburan warga yang semakin penuh.
Diketahui, saat ini di Kota Tomohon terdapat 132 lokasi pekuburan yang tersebar di semua keluarahan. Tempat-tempat ini dikelola oleh keluarga maupun pemerintah setempat.
“Saat ini pemerintah harus memikirkan alternatif lokasi pekuburan yang baru. Selain itu harus mengatur dan menata lahan tempat pekuburan ini,” kata Walikota saat menjadi nara sumber utama pada acara Forum Dialog Bangun Tomohon (FDBT), Rabu (05/11).
Forum dialog ini sendiri mengangkat tema: Tomohon Butuh Pengaturan/Penataan Lokasi Taman Pekuburan Umum (TPU) Baru.
“Kalau dilihat kemajuan dan perkembangan Kota Tomohon yang saat ini memiliki jumlah penduduk 101.273 jiwa per September 2014 sesuai data Dinas Kependudukan & Catatan Sipil Kota Tomohon. Dengan laju pertumbuhan penduduk 1.95 % per tahun sesuai Data Bappeda. DenganĀ Luas lahan 147,2.178 km² (1.472,178 ha), maka pertumbuhan dan perkembangan ini juga berimplikasi pada kebutuhan akan ketersediaan lahan pemukiman dan lahan pekuburan yang ada di masing-masing kelurahan,” urai Walikota yang didampingi Kepala Bapedda Ir Enos Pontororing MSi, Kadistarumansa Dra Lily Solang MM serta moderator Yudy Turambi SH.
Dialog ini juga menghadirkan seluruh pejabat, tokoh-tokoh agama, tokoh-tokoh masyarakat, budayawan, sejarawan bersama wartawan biro Tomohon serta para camat dan lurah.(maria wolajan)


























