
Minsel,-Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Minahasa Selatan Joutje Tuerah ST MM Mengatakan terkait kelanjutan proyek pelebaran jalan Tumpaan-Kapitu Kabupaten Minsel, mengatakan bahwa sekitar 600-san kuburan warga di Kelurahan Bitung dan Tumpaan akan direlokasi.
“Proses pelebaran jalan Tumpaan-Amurang, tengah dilaksanakan pihak kontraktor, namun demikian dalam pekerjaan proyek ini, tersendat di Kuburan Bitung dan Tumpaan. Dari data kami ada sekitar 600-san kuburan milik warga yang akan dipindahkan atau direlokasi.
Rencananya untuk kuburan di Kelurahan Bitung, sebagian dipindahkan ke lokasi tanah Negara di Kelurahan Uwuran ll, sedangkan untuk relokasi kuburan di Desa Tumpaan, masih akan menunggu kesediaan lokasi dari Pemerintah Desa,”Kata Tuerah.
Disentil mengenai ketersediaan anggaran untuk relokasi tersebut, pihaknya hanya bisa menyiapkan anggaran untuk operasional pindah kuburan,
” Hal ini tidak termasuk anggaran untuk kesediaan lahan, karena anggaran yang akan dikeluarkan tidaklah sedikit.
“ Ini akan makan anggaran besar, jadi pemerintah tidak lagi menyiapkan anggaran untuk kesiapan lahan,” Katanya.
Sementara ketika disinggung soal, keluhan Komite sekolah SMA 1, terkait rencana pembongkaran pagar sepanjang 45 meter tersebut, dirinya menjelaskan bahwa sebagai aset pemerintah, tidak akan digantirugi.
“ Kami tidak akan gantirugikan untuk lahan dan aset yang dibangun oleh APBD Minsel yang terkena pelebaran jalan. Tidak mungkin Pemerintah mo kase biar kalu so ta bongkar, hal ini pasti akan dianggarkan dalam APBDP atau APBD tahun 2015,” Tutup Tuerah.
Laporan : Jufan Dissa




















