
Minahasa – Sedikitnya lima partai politik (Parpol) peserta Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) Tahun 2014, masing-masing Partai Golkar, Gerindra, Nasdem, Demokrat dan Hanura, bersatu menyatakan sikap tolak intimidasi politik jelang pemungutan suara 9 April 2014 mendatang.
Ketua DPD II Partai Golkar Minahasa, Careig Naichel Runtu, selaku juru bicara dalam konferensi pers yang digelar di Hotel Toudano Tondano, Senin (07/04) mengatakan, kelima Parpol yang hadir ini sama-sama menegaskan pernyataan jalannya Pileg 2014 yang jujur dan adil, tanpa ada intervensi atau intimidasi politik serta pemaksaan kehendak dari pihak manapun.
“Atas nama rekan-rekan yang lain kami menyatakan pernyataan sikap Pemilu jujur dan adil tanpa ada intimidasi politik atau pemaksaan kehendak, karena Pemilu jujur dan adil adalah tugas setiap Parpol untuk melaksanakan dan tugas setiap masyarakat untuk mengawasi dengan baik Pemilu jujur dan adil,” tandas CNR, sapaan akrabnya.
Ditambahakn Ketua DPC Partai Gerindra Minahasa, Ir Man Tojo Rmabitan, pihaknya juga berharap jalannya Pemilu jujur dan adil tanpa tekanan dan intimidasi, demi terwujudnya demokrasi yang menjadi cita-cita bersama Masyarakat Minahasa.
“Supaya demokrasi yang kita harapkan bersama sesuai dengan hati nurani sehingga Pileg 2014 ini melahirkan wakil-wakil rakyat yang betul-betul jadi karena pilihan rakyat dan bukan hasil dari tekanan,” ujarnya.
Sementara, Wakil Ketua DPD Partai Nasdem Minahasan Yanes Palilingan SH, juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Minahasa untuk memberikan hak pilihnya dengan bebas tanpa paksaan.
“Pantau jalannya pemungutan suara dan laporkan kepada yang berwajib bila ditemukan pelanggaran dalam pemungutan suara,” ujarnya.(fernando lumanauw)




















