LMI Minta Gubernur Keluarkan Perda Lambang Daerah

Manado -Setelah beberapa waktu lalu melakukan audiensi dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi, Senin (21/03/2016), salah satu organisasi adat nasional Laskar Manguni Indonesia (LMI) melakukan audiensi dengan Gubernur Sulut Olly Dondokambey.

Dalam audiensi tersebut LMI meminta kepada gubernur untuk segera mengeluarkan aturan berupa peraturan daerah (perda) mengenai ornamen atau lambang-lambang adat khas daerah.

“Pentingnya lambang dan ornamen adat ini bertujuan semakin menegaskan kepribadian budaya daerah yang hingga saat ini semakin terancam keeksistenannya,” ungkap Tonaas Wangko LMI Hanny Pantouw sesaat setelah selesai melakukan pertemuan dengan gubernur.

Menurutnya, apa yang diusulkan tersebut sejalan dengan prioritas program OD-SK untuk mengembangkan sektor pariwisata.

“Kita tahu bersama budaya dan pariwisata adalah dua hal yang berjalan bersama, sehingga jika budaya kita kuatkan maka akan menunjang sektor pariwisata kita,” ujarnya.

Lewat aturan tersebut diharapkan daerah kita akan semakin kaya ornamen dan lambang adat seperti yang telah dilakukan beberapa daerah di Indonesia yang tingkat pariwisatanya cukup berkembang pesat.

“Lihat saja Bali, hampir setiap pelosok daerah tersebut dihiasi oleh ornamen dan lambang daerah, mulai dari bandara hingga hotel dan penginapan semuanya bernuansa budaya,” ungkapnya.

Ditambahkan Decky Maengkom, selaku pendiri ormas LMI, saat ini Sulut krisis akan lambang serta ornamen budaya khas daerah. Bangunan-bangunan publik hampir semuanya dihiasi oleh lambang serta ornamen bukan khas daerah.

“Inilah yang menjadi tuntutan kita kepada pemerintah, setidaknya ada penegasan kuat tentang budaya lokal,” ujarnya.

Terkait keberadaan ormas adat LMI tersebut menurut Maengkom telah sah dan bahkan pengurus diseluruh daerah di luar Sulut telah terbentuk.

“Jadi kami bertujuan membuat organisasi ini berskala international, intinya tujuan ormas ini selain concern dengan masalah sosial, ekonomi juga masalah budaya,” jelasnya.

Sementara itu Gubernur Olly Dondokambey menegaskan jika pemprov pada intinya mendukung setiap aktivitas dari ormas adat LMI tersebut.

“Jika ada pihak yang peduli untuk pengembangan pariwisata Sulut maka kita akan dukung sepenuhnya,” tukas bendahara umum PDIP ini.(jems)

Tinggalkan Balasan

News Feed