Tomohon – Gunung Lokon yang masih status siaga level III membuat pemerintah mulai mempertimbangkan untuk membangun pos pengawasan bagi wisatawan domestik maupun asing serta penduduk yang akan mendaki ke gunung yang masih aktif itu. Hal itu dikatakan oleh Walikota Tomohon, Jemmy F Eman SE Ak kepada wartawan belum lama ini.
“Pos untuk mengawasi wisatawan ke Lokon memang perlu dibangun agar tidak ada siapa pun bisa naik ke gunung yang masih status siaga itu,” ujar Eman
.
Lanjut dikatakan Eman, letusan Lokon yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir ini, menjadi perhatian masyarakat dunia. Hal ini yang menarik minat mereka untuk melihat secara langsung keberadaan gunung itu di Tomohon sehingga mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke kota itu.
“Kami dari pemerintah tidak mau disalahkan jika ada wisatawan terlebih turis asing menjadi korban akibat gunung ini. Jadi sudah sepantasnya pos itu kita bangun,” kata Eman.
Disinggung kapan pembangunan pos ini akan dilakukan pemerintah kota, Eman mengatakan, jika tidak ada halangan akan dilakukan pada tahun 2014 mendatang.
“Di APBD 2014 akan kita coba usulkan,” tandasnya.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tomohon, Edy Turang menyambut baik akan pembangunan pos pengawas wisatawan ini.
“Nantinya di pos itu akan dijaga oleh petugas dari pemerintah, kepolisian dan TNI,” tambah Turang.





















