Material Proyek Irigasi Pertanian Kerap Sembarang Letak di Pinggir Jalan Kakas

Minahasa – Material untuk proyek pekerjaan irigasi disejumlah lokasi persawahan kerap hanya diletakkan sembarangan di pinggir jalan, sehingga memakan bahu. Hal ini terpantau seperti pembangunan irigasi di persawahan dekat pintu masuk Kampus Universitas Negeri Manado dan di wilayah persawahan Desa Tountimomor Kecamatan Kakas.

Bahkan, bongkahan batu dan pasir yang hanya diletakkan sembarangan ini sudah memakan korban jiwa karena mengalami kecelakaan menabrak material tersebut, seperti yang terjadi di ruas jalan persawahan Tountimomor, awal bulan ini, yakni perempuan Dien Kaeng asal Desa kaweng Kecamatan Kakas Barat. Parahnya lagi, pihak keluarga sendiri tak tau kemana harus meminta pertanggung jawaban.

Dengan adanya kejadian ini, warga disekitar proyek pekerjaan tersebut meminta agar setiap proyek yang melakukan aktifitasnya dengan mengunakan fasilitas umum khususnya jalan, tidak meletakkan material sembarangan.

“Kiranya pemilik pekerjaan dapat lebih peka lagi dalam bekerja. Harus memperhatikan tingkat keamanan yang pengendara, karena banyak proyek-proyek yang sementara beraktifitas ini juga tidak di lengkapi dengan papan pengamanan untuk meminta pengendaran agar berhati-hati,” ujar bapak Eper, warga Kakas pada wartawan, sembari meminta pihak terkait seperti Dinas Pertanian Peternakan dan Perkebunan (Dispertanakbun) Kabupaten Minahasa dapat menindak lanjuti hal ini.

Sementara, Dispertanakbun Minahasa, hingga berita ini diturunkan belum dapat dikonfirmasi.(fernando lumanauw)

Tinggalkan Balasan