Menteri Pertanian RI Panen Cabe Perdana Di Minahasa

Menteri Pertanian RI, Dr Ir Suswono MMA, didampingi Gubernur Sulut, Dr Sinyo H Sarundajang (kiri), Bupati Minahasa, Drs Jantje Wowiling Sajow MSi (kanan) bersama Direktur  PT Gunung Mas Agro Lestari, Pieter Tangka (paling kanan), saat memanen Cabe secara perdana
Menteri Pertanian RI, Dr Ir Suswono MMA, didampingi Gubernur Sulut, Dr Sinyo H Sarundajang (kiri), Bupati Minahasa, Drs Jantje Wowiling Sajow MSi (kanan) bersama Direktur PT Gunung Mas Agro Lestari, Pieter Tangka (paling kanan), saat memanen Cabe secara perdana

Minahasa – Pasca dicanangkan Minahasa sebagai Kabupaten Cabe beberap waktu lalu, Kabupaten Minahasa mulai menunjukkan hasil panen cabe. Sebagai bukti nyata, Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia, Dr Ir Suswono MMA, panen Cabe perdana di Kabuapten Minahasa, tepatnya di Desa Pinebetengan, Kecamatan Tompaso Barat, Senin (28/04).

Panen pada lahan sekitar 150 Hektar dan sekaligus tatap muka dengan masyarakat tani di Minahasa ini, turut dihadiri Gubernur Sulawesi Utara, Dr Sinyo H Sarundajang (SHS), Bupati Minahasa, Drs Jantje Wowiling Sajow MSi (JWS), Forkopimda Sulut, Forkopimda Minahasa, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Sulut, para pejabat Pemprov dan Pemkab serta masyarakat.

Dalam menyambut kehadiran Mentan ini, Bupati JWS dalam prakatannya mengatakan, tanaman cabe merupakan tanaman yang sangat dekat dengan orang Minahasa, sehingga menjadi salah satu kebutuhan pokok masyarakat.

“Kedepan tak hanya tanaman cabe yang akan dikembangkan di Minahasa, tapi juga tanaman lain, sebagai bentuk upaya dalam memanfaatkan tanah subur yang diberikan Tuhan di Minahasa ini,” kata JWS.

Gubernur SHS sendiri dalam sambutannya menuturkan, Minahasa dan Sulut pada umumnya memiliki kondisi tanah yang cocok untuk menanam tanaman cabe dan tanaman holtikultura lainnya.

Sehingga SHS mengajak masyarakat untuk menanam tanaman yang cocok dengan iklim dan tanah yang ada, yang salah satunya cebe dengan tidak melupakan sentuhan teknologi seperti pupuk, teknik menanam, peralatan modern, agar hasil dan mutu bisa meningkat.

“Tanaman yang kita tanam ini bisa menopang ekonomi keluarga, termasuk menyekolahkan anak kita,” ujar mantan Irjen Depdagri ini.

Sementara, Mentan Suswono dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada masyarakat Minahasa karena telah memanfaatkan lahan secara maksimal dengan menanam cabe dan tanaman lainnya.

“Saya mengajak kepada seluruh masyarakat Minahasa untuk terus menanam, tak hanya cabe saja tapi juga tanaman lainnya, seperti singkong, jagung, bawang, pisang dan lain-lain,” katanya.

Acara ini kemudian dirangkaikan dengan penandatangan MoU antara Bupati Minahasa dengan PT Gunung Mas Agro Lestari, di bidang penanaman dan pengembangan tanaman holtikultura, serta pemberian bantuan lima handtractor dan lima mesin perontok padi, bibit kedelai dan pupuk dari Mentan kepada sejumlah Kelompok Tani di Minahasa.(fernando lumanauw)

Tinggalkan Balasan