Minahasa – Guna meminimalisir jumlah pengangguran di Kabupaten Minahasa, Pemerintah kabupaten (Pemkab) Minahasa melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), menggelar Pameran Kesempatan Kerja atau Job Fair tahun 2019, bertempat di Wale Imanuel Koya, Kecamatan Tondano Selatan, Kamis 25 Juli hingga Jumat 26 Juli.
Kepala Disnaker Minahasa Dr Arody Arely Tangkere MAP, Kamis (25/07) siang mengatakan, dalam Job Fair ini, pihaknya bekerjasama dengan 23 Perusahaan Swasta, untuk memberikan kesempatan kerja kepada warga Minahasa.
“Lowongan kerja yang ada pada Job Fair ini sebanyak 1.703 lowongan yang terbagi pada 23 Perusahaan Swasta. Harapan kami warga Minahasa yang belum punya pekerjaan dapat memanfaatkan momen ini dengan baik,” kata Tangkere.
Untuk syarat utama pelamat tentunya memiliki ijazah minimal SMA/SMK sederajat kata dia. Menurutnya, Job fair ini salah satu program Pemkab Minahasa untuk mengurangi angka pengangguran, karena data terbaru dari Badan Pusat Statistik, pengangguran di Minahasa saat ini mencapai 12.799 orang.
“Jumlah tenaga kerja di Kabupaten Minahasa, mencapai 161.225 orang atau 92,65 persen. Saat ini kita terus berupaya agar bisa mengurangi angka pengangguran dan menambah lapangan kerja,” kata dia.
Ditegaskan Tangkere, setelah bekerja nanti, pihak Perusahan wajib mematuhi Undang-undang No 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, dimana salah satunya adalah soal upah yang diberikan kepada karyawan, yanh minimal harus upah minum propinsi, yang ditetapkan Gubernur.
Sementara, Kordinator Wilayah (Korwil) Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) Sulawesi Utara Jack Andalangi, mengapresiasi Disnaker Minahasa menggelar Job Fair.
“Hanya saja harapan kami, kehadiran Perusahaan yang membuka lapangan kerja ini jangan hanya sekedar ikut serta dalam pameran saja untuk menyenangkan Pemerintah. Tapi lowongan kerja ini betul-betul disediakan bagi yang membutuhkan,” tegas Andalangi.(fernando lumanauw)




















