Minimalizir Tarkam, Pemkot Manado Giatkan Siskamling

Manado – Maraknya tingkat kejahatan dan tawuran antarkampung (tarkam) di Kota Manado hingga meresahkan warga sekitar, bahkan beberapa warga yang tak terkait menjadi korban. Camat, lurah hingga kepala lingkungan (pala) pun mulai mengaktifkan lagi kegiatan poskamling hingga ronda keliling, selain bisa mencegah tarkam, ronda keliling juga memperkecil aksi pencurian. Donald Sambuaga, Camat Wenang, mengatakan, untuk Kecamatan yang dipimpinnya dia telah mengimbau kepada 12 kelurahan agar menjaga keamanan. “Saya telah mengadakan pertemuan dengan lurah-lurah dan masyarakat agar menjaga keamanan di Kecamatan Wenang, itu semua untuk kebaikan bersama,” tutur Sambuaga.

Lanjut Sambuaga, pihaknya selalu memberitahukan dan menyosialisasikan bahaya tindak kekerasan dan tarkam sangat merugikan banyak orang. “Apalagi sekarang ini maraknya kejahatan yang terjadi, masyarakat pendatang baru harus melapor kalau ingin menginap di daerah sini,” katanya. Sambuaga menambahkan, selain menyosialisasikan, dia juga menegaskan kepada setiap lurah dan kepala lingkungan agar mengaktifkan poskamling beroperasi 24 jam dan melakukan ronda. “Selain itu juga peran serta dari tokoh masyarakat dan tokoh agama sangat berperan, juga peran orangtua menjaga pergaulan anaknya serta keluarga,” imbuhnya. Lurah Tikala Kumaraka, Glenstiano Kowaas mengatakan, poskamling di kelurahan Tikala Kumaraka, Lingkungan 5 sudah lama beroperasi.

“Setiap hari ada yang jaga, penjaga setiapnya harinya diroling, melibatkan anggota masyarakat yang menjaga,” tuturnya. Menjaga keamanan dengan menghidupkan poskamling dan ronda juga terjadi di Dendengan Luar, seperti Lurah Dendengan Luar Maikel Kapoh yang aktif meminta para kepala lingkungan untuk menggiatkan ronda malam. “Dendengan Luar terdapat 4 lingkungan, saya selalu memanggil kepala lingkungan untuk bertukar pikiran tentang keamanan selama ini,” kata Maikel Kapoh. “Selain panah wayer yang lagi hot-hot-nya, kami juga mengantisipasi pencurian,” tutur Maikel lagi Dijelaskan Maikel Kapoh, ronda malam sebenarnya sudah lama berjalan.

“Bukan hanya saat kejadian baru ada tindakan, sebelum kejadian juga diadakan penjagaan,” tambahnya. Kepala Lingkungan 3 Dendengan Luar, Joni Sulu mengaku Poskamling yang berada di dekat rumahnya selalu menjadi tempat warga berjaga-jaga. “Kami selalu nongkrong di sini menjaga keamanan, ronda malam dilakukan secara bergiliran. Setiap malam 4-5 orang yang menjaga, selain itu setiap pukul 01.00 Wita melakukan ronda keliling,” tuturnya. Satu di antara warga Lingkungan 3, Novi mengaku merasa tenang dengan adanya ronda keliling ini. “Sedikit tenang. Saat bepergian pun tidak waswas karena ada yang jaga di pos, juga tidur pulas karena tidak ada keributan.” Katanya. (tmc/ eve)

Tinggalkan Balasan