Minut – Prestasi membanggakan di torehkan Kabupaten Minahasa Utara (Minut), sebagai satu-satunya daerah di Sulawesi Utara, yang mendapatkan bantuan Program Pengembangan Kota Hijau (P2KH) dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PU-PERA).
Bantuan senilai Rp1 miliar tersebut diserahkan langsung oleh Dirjen Dr.Ir. Basuki Hadimuljono,M.Sc kepada Bupati Minut Drs. Sompie S F Singal MBA, dalam acara Peringatan Hari Tata Ruang Nasional 2014 (“URBAN GREENING FORUM 3”), yang dilaksanakan di ruang serbaguna lantai VIII gedung sumber daya alam dan penataan ruang Kemen PU-PERA, Kamis (06/11)
Dalam sambutannya, Dr.Ir. Basuki Hadimuljono,M.Sc, berterima kasih kepada para bupati dan walikota se-Indonesia, yang telah berhasil mengawal prakarsa Program Pengembangan Kota Hijau (P2KH) melalui pernyataan komitmen terhadap Rencana Aksi Kota Hijau (RAKH).
Inisiatif P2KH, kata Hadimuljono, merupakan upaya mengimplementasikan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) untuk melaksanakan UU No.26 tahun 2007 tentang penataan ruang dalam rangka mewujudkan ruang perkotaan yang lebih berkualitas.
“Inisiatif P2KH telah dirintis sejak tahun 2011. Tahun 2015 mendatang, kami akan memfasilitasi pelaksanaan P2KH periode kedua,”terang Hadimuljono.
Atas raihan prestasi ini, Bupati Drs. Sompie S F Singal MBA, berjanji akan memprakarsai implementasi P2KH pada tahun depan. Untuk itu, Pemkab Minut rencananya akan membangun Taman Bundaran tepatnya di perempatan Jalan SBY Sukur –Matungkas.
“Dalam bentuk perwujudan pengembangan kota hijau, Minahasa Utara mendapat bantuan Dana Rp 1 miliar. Saya juga merasa berbangga karena di Sulut, Minut merupakan kabupaten satu-satunya mendapatkan bantuan pengembangan kota hijau ini,”tutur Sompie ramah.
Turut hadir dalam acara tesebut, Dirjen Tata Ruang, Dirjen Perkotaan, Dirjen Ciptakarya KemenPU-PERAPR, Kaban Bappelitbang dan Kadis Taruman Minut.(eca gops)

























