Tomohon – Munculnya dugaan intimidasi yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon kepada para Pegawai Negeri Sipil (PNS) dibantah Sekretaris Daerah (Sekda) Dr Arnold Poli. Menurutnya tak pernah ada instruksi dari Walikota Jimmy Eman yang juga sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Tomohon.
“Tak ada intimidasi kepada para PNS untuk memilih Partai Golkar. Apalagi dengan sistem ancam-mengancam,” tegas Poli.
Pemerintah Tomohon, tambah Poli, sangat menjunjung tinggi terlaksananya pemilu yang jujur, adil, aman, dan demokratis di daerah ini, sehingga memberikan keleluasaan sangat besar bagi seluruh elemen masyarakat untuk menggunakan hak politiknya saat hari H nanti.
“Jadi tidak benar jika ada informasi pemerintah melakukan intimidasi atas nama siapapun terhadap masyarakat atau pegawai untuk tidak memilih partai lain, sebab netralitas pemerintah untuk mensukseskan pemilu hingga kini tetap dijaga. Tak ada yang menakut-nakuti,”‘ jelasnya.
Terpisah
Selanjutnya Poli meminta kepada seluruh masyarakat di daerah ini, tak terkecuali bagi pegawai negeri sipil (PNS) untuk menggunakan hak suaranya pada pemilu 9 April mendatang.
“Masyarakat tak boleh ada yang golput pada pemilu 9 April 2014, tetap harus datang ke TPS dan mencoblos surat suara sesuai dengan pilihan yang diinginkan, tak boleh karena ada paksaan atau iming-imingan apapun dari siapapun,” tegas Poli. (Maria Wolajan)




















