
Manado – Pasar murah natal 2013 akan difokuskan bagi mereka yang merayakan natal di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
Wakil Ketua BPMJ GMIM Smirna Malalayang Dua, Daniel Paraise mengatakan pihaknya merasa sangat senang dengan kehadiran pasar murah natal di lingkungan Gereja Jemaat GMIM Smirna Malalayang.
“Kami merasa sangat terbantu dan merasa diperhatikan oleh pemerintah,” katanya.
Katanya, selama bertahun-tahun baru kali ini pihaknya mendapatkan kegiatan pasar murah yang sangat membantu jemaat khususnya yang berpenghasilan rendah.
“Ini sangat membanggakan jemaat Smirna karena bisa mendapatkan kebutuhan pokok natal dengan harga yang murah,” jelasnya.
Katanya, selain umat Kristen, pihaknya juga memberikan kesempatan kepada umat Muslim disekitar gereja boleh datang membeli dalam pasar murah.
“Kegiatan ini sangat luar biasa, dan pihaknya juga berterima kasih kepada Bapak Hanny Wajong yang sudah memfasilitasi kegiatan ini,” katanya.
Pihaknya berharap tahun depan masih ada lagi kegiatan seperti ini.
Ibu Yuli mengatakan pihaknya sangat senang karena bisa belanja dengan harga yang murah.
“Kami mendapatkan kupon belanja dalam pasar murah ini, jadi dengan kupon tersebut bisa mendapatkan kebutuhan natal,” katanya.
Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulut, Hanny Wajong mengatakan pihaknya memberikan subsidi dalam pasar murah natal kali ini.
“Subsidi tersebut diberikan melalui kupon belanja,” katanya.
Katanya, agar tepat sasaran, kupon tersebut langsung diberikan ke Ketua jemaat atau lurah setempat yang mengetahui keberadaan jemaatnya.
“Jadi, ketua jemaat atau lurah yang akan menentukan siapa yang berhak dan layak menerima subsidi tersebut,” jelasnya.
Kepala Seksi Bina Pasar dan Distribusi, Olga Mokoginta mengatakan ada empat kebutuhan pokok yang disubsidi yakni tepung terigu, minyak goreng, gula pasir dan mentega.
“Keempat kebutuhan pokok ini sangat diminati masyarakat,” pungkasnya.(Nancy)




















