PDAM Tomohon Kembali Lancarkan Distribusi Air Bersih

Tomohon – Sejak Senin (10/03) penyaluran air bersih oleh PDAM Tomohon sudah kembali lancar. Sebelumnya di sejumlah titik di Kota Tomohon, masyarakat mengeluh karena sudah selang beberapa hari air bersih tak kunjung mengalir.

 

“Sesuai instruksi Walikota Jimmy Eman, untuk segera memperbaiki kerusakan pada instalasi PDAM, sehingga kami secepatnya berusaha menanganinya,” jelas Kabag Teknik PDAM Tomohon, Freddy Tumurang.

 

Tumurang menjelaskan kronologis tentang kendala awal yang menyebabkan tersendatnya pasokan air kepada masyarakat yaitu terjadinya timbunan material pada bangunan penangkap air (Bronkaptering) di mata air Mahlimbukar. Akibat terjadinya longsoran sepanjang kira-kira 20 meter pada jalur pipa yang menyebabkan pipa bergeser dari lintasan dan terputus, menyebabkan drain valve rusak.

“Selanjutnya diperbaiki olem tim teknisi yang  bekerja sama dengan PK-PM ditjen Karya PU memperbaiki kerusakan jaringan tersebut dengan menggunakan pipa PVC tetapi pipa PVC pecah dan diperbaiki lagi dengan menggunakan alat sambung pipa PE & pipa PE existing,” lanjut Tumurang.

 

 

Terpisah, upaya kerja keras tim terkait dalam mengupayakan perbaikan demi perbaikan patut mendapatkan apresiasi positif dari seluruh komponen masyarakat. “Oleh sebab itu untuk terus menjamin mengalirnya air kepada seluruh pelanggan PDAM, diharapkan agar para pelanggan memenuhi kewajibannya,” tandas Tumurang.

 

Di sisi lain untuk memenuhi kebutuhan air bersih di kelurahan-kelurahan yang belum terjangkau melalui PDAM, maka Pemkot Tomohon telah membangun jaringan air bersih, sekaligus membangun sumur-umur Bor, membangun sarana air bersih dengan sistim gravitasi dan di tampung melalui bak-bak penampungan air dan disalurkan ke masyarakat melalui pipa-pipa ataupun diangkut masyarakat.

 

“Semua infrastruktur penunjang ini telah di bangun dan tersebar merata di setiap kelurahan dan lingkungan dan diperuntukkan bagi seluruh masyarakat. Oleh sebab itu kita berkewajiban untuk selalu menjaga, memelihara dan melestarikan hasil-hasil pembangunan yang telah ada untuk kepentingan umum,” tegas Walikota. (Maria Wolajan)

 

 

Tinggalkan Balasan