Renungan harian, Minggu 30 Juli 2023, Oleh Pdt Joppy Maleke MTh, Greja Gmim Immanuel Koya.
Pembacaan: 1 Tawarikh 29:1-9
Minahasa – Berilah persembahan dengan tulus hati kepada Tuhan hal ini dikatakan Khadim Pdt Joppy Maleke MTh, Gereja lahir karena pengorbanan Yesus Kristus yang menyelamatkan umat manusia.
Gereja bukan diciptakan oleh manusia, tetapi Yesus Kristus adalah Kepala gereja.
Tugas gereja adalah mengabarkan Injil kerajaan Allah di dunia ini dengan melaksanakan panggilan-Nya dalam bersekutu, bersaksi dan melayani.
Gereja adalah persekutuan orang percaya yang dipanggil keluar dari kegelapan menuju terang-Nya yang ajaib. Gereja sehat berkomitmen dalam pelayanan dan sukacita memberi persembahan dengan tulus hati kepada Tuhan Allah.
Persembahan berasal dari kata “sembah ” yang berarti penyataan hormat dan khidmat (KBBI). Pemberian persembahan adalah bagian dari ibadah.
Sebab persembahan bukan hanya sekedar simbol memberi apa yang dimiliki baik uang atau barang lainnya.
Persembahan adalah salah satu bentuk ucapan syukur gereja atas segala berkat yang diterima dari Tuhan Allah. Umat yang memiliki kesadaran berdasarkan iman dan diberkati oleh Tuhan Allah dengan uang dan harta benda akan memberi dengan kerelaan, tulus hati untuk menopang pembangunan rumah Tuhan dan pelayanan gereja membangun spritualitas jemaat. Memberi persembahan adalah bagian dari tanggung jawab iman sebagai respons kepada Tuhan Allah sebagai sumber segala berkat yang memberkati dan memberi sukacita.(FerdinandRanti)





















