
Minahasa – Rapat koordinas (Rakor) dengan Pers di Minahasa, yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa, melalui Bagian Humas dan Protokol Setdakab Minahasa, seyogianya bertujuan agar terjalinnya kemitraan antara pihak Eksekutif dan Pers, demi tersosialisasinya program pemerintah dalam pembangunan di Minahasa.
Namun sayang, dari sekian banyak SKPD yang ada di Pemkab Minahasa, hanya empat Kepala SKPD yang bersedia hadir dalam kegiatan yang digelar di Hotel Toudano Tondano, pada Selasa (09/09) tersebut, yakni Kepala Badan Ketahanan Pangan Minahasa, Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral Minahasa, Kepala Badan Penanaman Modal dan Kepala Kantor Perpustakaan Minahasa. Selain dari itu, hanya mengirimkan perwakilan.
Berbeda dengan pertemuan sebelumnya, dikarenakan dihadiri langsung Wakil Bupati Minahasa, Ivan SJ Sarundajang, hampir seluruh Kepala SKPD hadir, bahkan baru beranjak ketika orang nomor dua di Minahasa tersebut menyelesaikan pertemuan.
“Memang sangat disayangkan karena minimnya kehadiran Kepala SKPD. Padahal kegiatan ini penting, mungkin karena hanya asisten yang membuka kegiatan atau memang karena Kepala SKPD yang lain sedang sibuk,” ujar Kepala Bagian Humas dan Protokol Setdakab Minahasa, Agustivo Tumundo SE MSi.
Minimnya jumlah kehadiran Kepala SKPD ini mendapat kritikan dari Bendahara Komunitas Pers Minahasa, Zulkifli Polutu. Menurutnya, tabiat pejabat yang hanya kumpul dimana ada Bupati atau Wakil Bupati hadir, adalah pejabat yang tidak memiliki kapasitas atau kurang profesional.
“Banyak pejabat kurang proaktif dengan media massa. Ada Kepala SKPD yang memang sulit dihubungi ketika hendak dimintai konfirmasi, terbukti seperti saat ini yang enggan hadir. Malahan mereka kerap marah-marah ketika ada pemberitaan miring tentang pejabat bersangkutan di media,” ujarnya.(fernando lumanauw)


























