Pemdes Kembuan Satu Gelar Musdes RKPDes 2026

Minahasa – Pemerintah Desa (Pemdes) Kembuan Satu, Kecamatan Tondano Utara, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) tahun 2026, bertempat di Kantor Desa, Selasa (09/09) siang.

Camat Tondano Utara, Drs Lexi Korengkeng, saat membuka serta memberi arahan dalam kegiatan ini mengatakan, RKPDes ini sangat penting untuk menyusun arah kebijakan pembangunan di desa tahun berikutnya.

“Ini sangat penting karena dalam RKPDes ini, kita menentukan apa yang harus dilakukan pemerintah untuk masyarakat tahun depan. Perencanaan ini mempunyai rangkaian, dimana kita dapat menyusun suatu rencana kerja pembangunan yang lebih baik, mampu menampung aspirasi dan keinginan masyarakat,” kata Korengkeng.

Lanjut kata dia, setiap aspirasi masyarakat akan ditampung dalam musyawarah ini. Dimana, hal-hal bersifat urgent akan menjadi prioritas utama.

“Tentu ada banyak program dan kegiatan yang direncanakan akan direalisasikan di desa. Makanya perlu diadakan Musyawarah. Nantinya ini akan dijabarkan dengan baik dalam APBDes. Jadi, mari kita konsepkan kesepakatan-kesepakatan yang baik, mari hasilkan program-program yang benar-benar pro rakyat,” ajak Korengkeng.

Sementara, Hukum Tua Desa Kembuan Satu, Michael Marlon Nender menjelaskan, dalam perencanaan tahun 2026 nanti, pihaknya terlebih dahulu sudah melakukan musyawarah di tingkat jaga, sesuai dengan rangkaian tahapan.

“Sudah dilakukan musyawarah terlebih dahulu di tingkat jaga. Masyarakat telah mengusulkan banyak hal. Apa yang tidak sempat di usulkan di tingkat jaga, masih ada kesempatan di tingkat desa sampai nanti pada penetapan APBDes,” kata Nender.

Usulan di bidang pembangunan, kesehatan, pendidikan, serta pertanian menjadi topik yang akan dibahas di tingkat desa, untuk selanjutnya di rumuskan dalam APBDes.

“Terpenting adalah usulan-usulan, kemudian tim penyusun akan menentukan mana yang lebih prioritas itu yang akan dikerjakan. Sementara, usulan-usulan lain yang belum terakomodir karena keterbatasan anggaran, akan ditindaklanjuti kemudian,” terang Marlon.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Pendamping Kecamatan Novita Rachmat ST dan Yuyun Gusti Perbatsari, Ketua BPD Maximilian Tampi SH, Perangkat Desa, LPM, serta perwakilan masyarakat.(fernando lumanauw)

Tinggalkan Balasan