Minsel,-Hari ini Jumat (7/3/2014) ribuan pimpinan anak sekolah minggu dari aras jemaat mengunjungi GMIM Sentrum Amurang, untuk melakukan pemilihan pengurus sinode Komisi Pelayanan Anak (KPA) sekolah minggu. Tapi sangat disayangkan acara yang seharusnya dipublikasikan oleh sejumlah media, dilarang oleh panitia setempat untuk pers di biro Minsel melakukan peliputan.
Beberapa pers Minsel, pada saat telah meliput acara tersebut , beberapa panitia melarang masuk dikarenakan tidak memiliki kartu id card dari panitia. “Jangan masuk kedalam, anda tidak memiliki id card panitia,”ujar beberapa panitia kepada pers.
Sehingga sejumlah pers merasa kecewa karena ada beberapa tukang foto yang masuk ke dalam yang tidak memakai id card oleh panitia itu bebas keluar masuk. “Pak lihat mereka,yang tukang foto, tidak memakai id card , kenapa bisak masuk, sedangkan kami saja pers dilarang masuk ada apa ini,”ujar beberapa media cetak dan media online .
Keluhan ini membuat pers merasa hal ini dipertanyakan kepada panitia pemilihan, karena pada saat pers biro Minsel menanyai ke bagian sekertariat untuk mengambil id card panitia, beberapa panitia yang duduk di sekertariat mengatakan, bahwa sudah tidak ada lagi id card, coba tanya ke panitia yang lain. “Kami bukan menangani id card untuk pers,”ujar panitia sekertariat kepada pers.
Laporan: Jufan Dissa


























