Minahasa – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa membentuk Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING), sebagai bentuk komitmen dalam percepatan penurunan angka stunting di Minahasa.
Tim GENTING yang diketuai Martina Dondokambey-Lengkong SE, yang adalah Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Minahasa ini, dilantik Bupati Minahasa Robby Dondokambey SSi MAP, disela Rapat Koordinasi Tim Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), Kamis (07/08), di ruang sidang Kantor Bupati, Tondano.
Bupati mengatakan, Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa dan kelurahan, telah dibentuk. Dan itu semakin diperkuat dengan pelantikan Tim GENTING.
“Kita memperkuat gerakan tersebut melalui pelantikan Tim Pengendali GENTING, yang merupakan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting,” kata Bupati.
Dia kemudian menegaskan, Rakor TPPS ini bukan hanya sekedar pertemuan formal, tetapi momentum memperkuat komitmen sinergi menuntaskan persoalan stunting secara terstruktur, masif, dan berkelanjutan di tanah Minahasa tercinta.
“Berdasarkan data SSGI terbaru, Kabupaten Minahasa telah mengalami penurunan angka stunting, dari 23,1 persen di tahun 2023 menjadi 19,4 persen sampai akhir tahun 2024, yang berada dibawah rata-rata nasional. namun demikian, masih terdapat anak balita yang teridentifikasi stunting, dan ini menuntut kerja keras dan perhatian kita semua agar jumlah tersebut terus turun menurun secara signifikan dan berkelanjutan,” ungkap Bupati.
“Melalui pendekatan ini, bantuan dan perhatian tidak hanya bersifat fisik berupa makanan bergizi, tetapi juga mencakup edukasi, pendampingan keluarga, serta monitoring tumbuh kembang anak. ini adalah upaya bersama untuk mewujudkan “generasi emas minahasa tahun 2045” yang sehat, cerdas, unggul, dan berdaya saing,” ujarnya.
“Saya percaya dengan pengalaman, dedikasi, dan semangat pengabdian yang dimiliki, beliau akan membawa GENTING menjadi gerakan sosial yang berdampak besar dan nyata bagi kesejahteraan anak-anak kita. Saya harapkan seluruh Tim segera menyusun strategi kerja, menjalin kolaborasi lintas sektor, serta membangun sistem pendataan dan pelaporan yang terukur dan akuntabel,” ungkapnya.
Sementara, kegiatan yang diawali laporan dari Kepala Dinas P2KB Minahasa, Dra Martha Meita Aguw ini, turut hadir dalam kegiatan ini Ketua DPRD Kabupaten Minahasa Drs. Robby Longkutoy MM, Renny E Taniowas SSos MSi PTP, selaku Ahli Madya IPDN Kampus Sulut, Mewakili Kodim 1302 Minahasa, Kompol Daeng Pasaka, Mewakili Kapolres Minahasa, AKP Woltein Carlos STh, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Utara, Dr Alfrida Bayang MKes, Pimpinan instansi vertikal, jajaran perangkat daerah, para camat se-Kabupaten Minahasa, serta para kepala Puskesmas.(fernando lumanauw)





















