Minut – Untuk penghematan anggaran dan memaksimalkan kinerja berdasarkan kebutuhan, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) melalui Asisten III Drs Max Purukan menyatakan, penggunaan mobil dinas (mobnas) milik Pemkab pasca kenaikkan BBM ditegaskan penggunaannya fokus pada tugas dan penunjang kinerja.
“Mobnas bukan mobil pribadi, penggunaannya hanya untuk kepentingan tugas,” ujar Purukan.
beberapa waktu yang lalu Diakui, apalagi besaran anggaran yang akan diplot pemerintah untuk BBM diakui cukup besar. Untuk itu, pihaknya akan lebih memperketat pengawasan pasca penyesuaian anggaran BBM Mobnas. Purukan juga mengajak warga untuk turut mengawasi penggunaan mobnas.
“Jika ada yang macam-macam bisa laporkan, dan sudah jadi kewajiban para pejabat untuk rutin memeriksakan mobil dinas ke Dishub,” Jelasnya. Begitu pun salah satu warga uang namanya engan disebutkan berkomentar, terkait kenaikan anggaran BBM mobnas harus dibarengi dengan perilaku efisien dari para pejabat. Tanpa penghematan, maka berapapun anggaran tetap tak akan cukup.
“Yang utama adalah sikap hemat,” tuturnya.
Kadis PPKA Minut Drs Max Silinaung MSi, menjelaskan, pemeliharaan anggaran Mobnas untuk tiap SKPD berkisar Rp800 ribu hingga Rp1 Juta per bulan. (eca gops)



















