Tomohon – Nyaris meraih penghargaan Adipura tidak menyurutkan semangat Pemerintah Kota Tomohon untuk terus membenahi Kota bunga ini. Oleh karena itu, Dinas Tata Ruang, Pertamanan dan Persampahan Kota Tomohon (Distarumansa) bakal meningkatkan proses pengelolaan sampah dengan menambah Bank Sampah.
Kepala Distarumansa Tomohon Lily Solang baru-baru ini mengatakan bahwa di Kota Tomohon saat ini baru memiliki dua bank sampah. Oleh karena itu, tahun ini, pihaknya akan menambah bank sampah di Kota Tomohon.
Solang melanjutkan awalnya, bank sampah akan dimaksimalkan di sekolah-sekolah di Kota Tomohon. Dengan begitu, setiap sekolah akan bisa memilah sampah kering berupa plastic, kertas dan gardus di bank sampah, setelah terkumpul, akan dijual dan ditampung di tempat yang sudah ditentukan. Kemudian, akan ada perusahaan yang akan menjemput sampah tersebut. Dengan begitu, para siswa dapat tahu bahwa sampah dapat bermanfaat bagi mereka.
Seperti diketahui, Bank sampah adalah suatu tempat yang digunakan untuk mengumpulkan sampah yang sudah dipilah-pilah. Hasil dari pengumpulan sampah yang sudah dipilah akan disetorkan ke tempat pembuatan kerajinan dari sampah atau ke tempat pengepul sampah. Bank sampah dikelola menggunakan sistem seperti perbankkan yang dilakukan oleh petugas sukarelawan. Penyetor adalah warga yang tinggal di sekitar lokasi bank serta mendapat buku tabungan seperti menabung di bank.(maria wolajan)



























