Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih Bukit Tinggi Dimulai

Minahasa – Desa Bukit Tinggi Kecamatan Kakas Barat, satu-satunya desa di Kabupaten Minahasa yang ditetapkan sebagai “Kampung Nelayan Merah Putih” oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia, yang merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Pembangunannya pun resmi dimulai, menyusul peletakan batu pertama yang dilakukan oleh Bupati Minahasa Dr Robby Dondokambey SSi MAP, diwakili Wakil Bupati Vanda Sarundajang SS MAP, Senin (02/11) sore, di Desa Bukit Tinggi.

Sebelum melakukan peletakan batu pertama, Pejabat Pembuat Komitmen dari KKP RI, Passion Christian Zebblon SPi MSi, dalam laporannya mengatakan, Kampung Nelayan Merah Putih merupakan salah satu program prioritas pemerintah di sektor kelautan dan perikanan. Menurutnya, program ini bertujuan mentransformasi desa pesisir menjadi kawasan modern, produktif, serta terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Pembangunan ini menelan anggaran sebesar Rp 9.270.220.397, yang dikerjakan oleh CV Cahaya Anugerah, dengan waktu pelaksanaan 105 hari.

“Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih ini nantinya ada 17 item pekerjaan, yang diharapkan selesai tepat waktu, yakni akhir Desember,” pungkasnya.

Sementara, Wabup Vasung dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat, melalui KKP, karena telah merealisasikan program strategis untuk kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Minahasa, secara khusus di Desa Bukit Tinggi dan sekitarnya.

“Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih bukan sekadar menghadirkan infrastruktur fisik, tetapi juga membuka harapan baru bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat nelayan,” ujarnya.

Lanjut, kata Wabup, sektor kelautan dan perikanan merupakan salah satu potensi strategis yang harus terus dikembangkan sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.

Untu itu, dia berharap, dengan adanya pembangunan infrastruktur penunjang untuk nelayan ini, dapat menciptakan ekosistem ekonomi perikanan yang lebih produktif.

“Dengan adanya program Kampung Nelayan Merah Putih ini, ini tentu akan membuka peluang usaha baru, serta memperluas lapangan pekerjaan, juga peningkatan pendapatan keluarga nelayan. Para ibu-ibu rumah tangga bisa membuka UMKM ikan olahan untuk peningkatan ekonomi,” tukasnya.

Wabup kemudian meminta kepada Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Desa agar aktif melakukan koordinasi, termasuk membangun komunikasi dengan masyarakat agar seluruh tahapan pembangunan berjalan lancar.

“Kepada pihak pelaksana, kami minta agar mengutamakan kualitas konstruksi, ketepatan waktu, serta memenuhi standar teknis yang telah ditetapkan. Dan untuk kelompok nelayan dan masyarakat, agar memiliki rasa tanggung jawab dalam menjaga serta memanfaatkan seluruh fasilitas yang nantinya tersedia,” pungkasnya.

Hukum Tua Desa Bukit Tinggi, Steivy Mexdy Michael Kawilarang, diakhir acara, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan pemerintah pusat maupun Pemkab Minahasa.

“Ini tentu menjadi awal kebangkitan desa ini dari kemiskinan. Masyarakat Desa Bukit Tinggi tentu berharap, program ini dapat berdampak besar bagi pertumbuhan ekonomi keluarga,” tukasnya.

Turut hadir, Staf Ahli Bupati Denny Mangundap SH, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Minahasa Ir Lendy Aruperes, Kepala Bapenda Jeffry Tangkulung SH MAP, Camat Kakas Rita Maindoka SH MAP, serta Camat Kakas Barat Jeanne Sumendap SP MAP, serta Kapolsek dan Danramil Kakas.(fernando lumanauw)

Tinggalkan Balasan