Tomohon – Usaha Pemerintah Kota Tomohon untuk memajukan dunia pendidikan di kota ini terus ditingkatkan. Kali ini, bantuan untuk siswa miskin SD mengalami kenaikan cukup signifikan.
Sonny Saruan, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Tomohon menjelaskan
bantuan siswa miskin (BSM) pada tahun ini mengalami penambahan dari awalnya, 810 menjadi 2.438 khusus siswa SD di Tomohon.
“Sebenarnya kuota penerima BSM dari pusat untuk SD berjumlah 3.053, namun yang memenuhi syarat baru 2.438 artinya mengalami ketambahan sekitar 1.628 siswa,” tuturnya.
Menurut Sonny, memang tidak sembarang untuk menerima BSM, sebab yang berhak hanyalah mereka yang benar-benar miskin dibuktikan dengan adanya kartu perlindungan sosial (KPS) atau orang tua siswa terdaftar sebagai peserta program keluarga harapan (PKH).
“Yang berhak menerima, jika tak memiliki KPS adalah mereka yang terancam putus sekolah karena kesulitan biaya, yatim piatu, kelainan fisik, korban musibah berkepanjangan, atau rumah tangga miskin yang memiliki 3 anak berusia dibawah 18 tahun. Jadi, itu yang diverifikasi oleh sekolah dan telah diusulkan oleh pemerintah daerah ke pemerintah pusat. Mudah-mudahan bisa dimanfaatkan dengan benar, jika sudah diterima,” tegasnya.
BSM kata dia memang sanga berarti, sebab untuk tahun 2013-2014 mengalami kenaikan misalnya untuk SD menjadi Rp 450 ribu dan SMP Rp 750 ribu, serta SMA Rp 1 juta per siswa per tahun. “Pada tahun sebelumnya, setiap siswa SD hanya menerima sebesar Rp 360 ribu tapi kini menjadi Rp 450 ribu, dan SMP dari Rp 550 ribu menjadi Rp 750 ribu,” tukas Saruan.


























