Penyaluran Raskin di Bitung Banyak Masalah, Polisi Wajib Lidik

Raskin yang akan disalurkan adalah yang ke 13 dan 14
Raskin yang akan disalurkan adalah yang ke 13 dan 14

Bitung – Penyaluran beras miskin (raskin) untuk para Rumah Tangga Sasaran di Bitung, diduga banyak masalah. Akibatnya, aparat berwajib, dalam hal ini Polres dan Kejaksaan diminta untuk segera melakukan penyelidikan.

Demikian dikatakan personil LSM Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera), Raymon Lilir. Menurutnya, sudah bertahun-tahun, penyaluran raskin di Bitung tidak benar, karena menurut pengakuan warga di sejumlah kelurahan, raskin yang mereka terima tiap bulan seharunya 15 kg tiap keluarga, dengan harga 1.600 rupiah, namun yang terjadi tidak demikian, karena yang diterima bervariasi, ada yang hanya 7 liter (seharusnya kilo gram, red), ada yang hanya 10 liter. “Masalah ini kami minta diseriusi aparat berwajib. Bila perlu lakukan penyelidikan. Sepertinya sudah ada mafia raskin di Bitung. Sangat disayangkan karena ini hak orang miskin, masih saja di korupsi,” tegas Lilir.

Sementara itu, Kabag Perekonomian Pemkot Bitung, Andries Tirajoh, SH saat dikonfirmasi mengatakan, berdasarkan data yang ada, penyaluran raskin sudah sampai pada samp November 2013, dan semua tidak ada masalah. Dikatakan Tirajoh, jika ada masalah dengan kualitas beras atau jumlah yang tidak sesuai, itu bukan tanggung jawabnya, karena itu urusan Bulog, dalam hal ini gudang dolog Bitung. “Kalau ada masalah, apalagi menyangkut jumlah yang tidak sesuai, silahkan komplain k dolog. Mereka siap untuk bertanggung jawab,” kata Tirajoh. Dari data yang ada, tiap bulan disalurkan sebanyak 161.970 kg berasi untuk 10.978 RTS di 8 kecamatan se kota Bitung. (Hezky)

Tinggalkan Balasan