Minahasa – Untuk pertama kalinya, perayaan Pengucapan Syukur Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa, dibawah kepemimpinan Bupati Robby Dondokambey SSi MAP dan Wakil Bupati Vanda Sarundajang SS, digelar di Taman God Bless Minahasa, Lapangan Dr Sam Ratulangi Tondano, Minggu (20/07).
Suasana penuh sukacita, penuh kebersamaan dan kesederhanaan, dengan nuansa tradisional berlangsung meriah, dan penuh antusiasme warga.

Diawali dengan Ibadah Syukur dipimpin Pdt Dr Adolf Wenas MTh, selaku Wakil Ketua BPMS GMIM Bidang Misi dan Hubungan Kerjasama, perayaan Pengucapan Syukur ini juga turut dihadiri Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus, Wakil Gubernur Viktor Mailangkay SH MH, dan Asisten I Drs Denny Mangala MSi, serta Walikota Manado Andre Angow.
Selain itu, hadir juga Jajaran Forkopimda Minahasa, Ketua TP-PKK Martina Dondokambey-Lengkong SE, mantan Gubernur Sulut Olly Dondokambey, mantan Wakil Gubernur Steven Kandouw, Sekretaris Daerah Dr. Lynda Watania, Anggota DPRD Minahasa, Tokoh Lintas Agama dari FKUB dan BKSUA, Organisasi Kemasyarakatan, serta seluruh ASN dan THL Pemerintah Kabupaten Minahasa.

Bupati Robby Dondokambey menegaskan bahwa pengucapan syukur adalah lebih dari sekadar tradisi. Ini merupakan warisan budaya dan pengakuan iman yang menjadi ciri khas masyarakat Minahasa.
“Ini adalah momentum untuk berhenti sejenak dari segala kesibukan dan melihat kembali betapa besar penyertaan Tuhan dalam kehidupan pribadi, keluarga, masyarakat, dan pemerintahan Kabupaten Minahasa,” ucap Bupati RD.

Tahun ini, perayaan pengucapan syukur hadir dalam suasana yang lebih sederhana namun sarat makna. Untuk pertama kalinya, pusat kegiatan digelar di kompleks Lapangan Sam Ratulangi Tondano, dengan melibatkan seluruh perangkat daerah dan masyarakat dari berbagai penjuru.
Salah satu keunikan perayaan tahun ini adalah inisiatif setiap perangkat daerah membawa menu khas masakan tradisional Minahasa dari rumah masing-masing, sebagai simbol kekeluargaan, kenangan, dan semangat gotong royong.

“Ini bukan sekadar membawa makanan, tapi membawa cerita dan nilai-nilai luhur kita semangat mapalus dan semangat si tou timou tumou tou,” tutur Dondokambey.
Tak kalah istimewa, pada kesempatan tersebut juga dilakukan launching maskot menu masakan pengucapan syukur 2025 yakni ayam/bebek woku dan ayam/bebek seroy, hasil prakarsa Tim Penggerak PKK dan Dekranasda Kabupaten Minahasa.

“Pengucapan syukur ini bukan sekedar seremoni tahunan, tetapi sebagai momentum kebangkitan spiritual dan budaya, serta pertemuan harmonis antara pemerintah dan rakyat.
“Mari kita isi perayaan pengucapan syukur ini dengan semangat melayani, berbagi, dan memelihara damai. Bersama kita bangun Minahasa yang lebih maju dan sejahtera,” pungkasnya.

“Atas nama pribadi, keluarga, bersama Wakil Bupati Minahasa dan Jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa, saya mengucapkan selamat merayakan pengucapan syukur tahun 2025 kita berbagi dengan sukacita, dan kita syukuri dengan iman. kiranya Tuhan yang Maha Kuasa memberkati tanah minahasa, memberkati seluruh masyarakat, dan memberkati kerja-kerja pelayanan kita bersama” kata Bupati Dondokambey.
Sementara Gubernur Sulut Yulius Selvanus yang berkesempatan hadir di momen ini, mengajak Pemerintah Kabupaten Minahasa dan masyarakat menjadikan Pengucapan Syukur sebagai saat yang tepat untuk memantapkan langkah membangun daerah menjadi lebih baik ke depan, dan atas nama pemerintah Provinsi Sulawesi Utara saya mengucapkan selamat perayaan pengucapan syukur kepada masyarakat kabupaten minahasa,” tukasnya.(fernando lumanauw)





















