Minahasa – Proyek pekerjaan pembangunan infrastruktur pendidikan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Pendidikan tahun 2013 di Kabupaten Minahasa, terancam tidak akan selesai tepat waktu.
Pasalnya, hingga akhir November, Pemerintah (Pemkab) Minahasa melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Minahasa, belum merealisasi dana DAK tersebut.
Salah satu Kepsek di wilayah Kawangkoan, yang meminta namanya tidak dipublikasikan, membenarkan bila pihaknya belum menerima akan anggaran DAK tersebut.
“Belum ada dana DAK Tahun 2013 yang dicairkan, padahal, kami sudah lama melakukan MOU terkait dengan pengunaan dana ini,” terang sumber.
Terkait hal ini, Kepala Dikpora Minahasa, Drs Jemmy PH Maramis, ketika dikonfirmasi Bendahara Dikpora Minahasa, Benny Rambing mengatakan, pencairan anggaran DAK tersebut sementara dalam proses dan akan segera direalisasikan dalam waktu dekat ini.
“Sementara berproses di Keuangan, anggaran sudah ada tinggal dicairkan,” singkatnya.
Sementara, berkaca dari pengalaman Tahun 2012 lalu, pencairan DAK Dikpira Minahasa tidak maksimal, sehingga pekerjaan rehab bangunan sekolah yang menggunakan DAK ini hanya rampung sekitar 70 persen dan menyisakan anggaran sekitar Rp 6 miliar.
Untuk DAK Pendidikan di Minahasa Tahun 2013, mencapai sekitar Rp 24 miliar, untuk rehab bangunan sekolah dan pengadaan alat peraga.(fernando lumanauw)





















