
Tomohon – Warga Kota Tomohon diminta agar lebih waspada lantaran hujan yang mengguyur beberapa hari terakhir, dikhawatirkan menimbulkan bencana.
Apalagi di sejumlah titik memang rawan bencana. Mengantisipasi kondisi tersebut,Pemkot Tomohon melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Tomohon sudah siap siaga mengantisipasi segala kemungkinan.
“Efek terbesar yang diakibatkan musim penghujan ini adalah banjir,longsor dan pohon tumbang.Warga kami minta waspada,” kata Sekda Kota Tomohon Dr Arnold Poli, Minggu (16/11).
Lokasi-lokasi yang rawan bencana tersebut antara lain adalah ruas jalan Tinoor-Manado yang merupakan lokasi bekas banjir 15 Januari silam.
“Pemkot terus berkoordinasi dengan pihak terkait soal situasi di ruas jalan Tinoor-Manado. Jembatan bailey yang sempat ambruk tadi malam sudah diperbaiki. Kami sudah berkoordinasi dengan Polres Tomohon untuk mengatur arus lalu lintas di titik-titik tersebut,” kata Poli.
Dia menyampaikan, bencana bisa datang sewaktu-waktu. Dia mengingatkan, bagi warga yang berada lokasi bencana untuk tetap siaga.
Diakuinya, Pemkot Tomohon terus menghimbau dan memberikan pembekalan berupa pengetahuan seputar bencana dan penanganannya bagi setiap warga di tiap kecamatan.
“Sosialisasi kami lakukan berkala, bagaimana dan apa yang harus dilakukan ketika bencana itu datang, masyarakat harus sudah tahu,” ujarnya.
Selain itu, katanya Pemkot melalui BPBD sudah berkoordinasi dengan pemerintahan di kecamatan dan kelurahan untuk saling bahu membahu jika terjadi bencana.
“Camat dan Lurah juga perlu mengingatkan warganya untuk tetap waspada terhadap bencana banjir dan longsor di saat musim penghujan seperti ini,” pungkasnya.(maria wolajan)




















