Sulut – Anggota DPRD Sulut melakukan serap aspirasi masyarakat (Reses) yang kedua di enam wilayah atau daerah pemilihan setiap wakil rakyat yang ada di gedung cengkeh pada Agustus 2015, yakni di Dapil Manado, Bitung-Minut, Minahasa-Tomohon, Bolmong Raya, Minsel-Mitra dan Nusa Utara.
Masa reses yang dilakukan oleh 40 anggota DPRD Sulut yang turun pada dapilnya masing-masing banyak mendapat berbagai masukan dari warga, terutama mengenai perbaikan jalan sarana dan prasarana, pendidikan, honor guru, kesehatan, pelayanan BPJS, pupuk dan benih bagi petani, tenaga kesehatan yang kurang, pembangunan rumah sakit, bantuan sosial, serta penyediaan sarana hasil panen patani, serta masukan yang lainnya.
Seperti reses yang dilakukan oleh Ir Julius Jams Tuuk, anggota DPRD Sulut dapil Bolmong Raya yang mendapatkan berbagai masukkan diantaranya perbaikan jalan, penambahan sarana pendidikan yang masih kurang, penyediaan bibit dan pupuk, penambahan pompa air dimasa kemarau, serta mengenai guru honor yang harus diperhatikan kesejahteraannya serta hal-hal lainnya.
Demikian halnya bagi Inggried JNN Sondakh SE, MM saat menjalani masa reses di Desa Tateli I, Kecamatan Mandolang, Minahasa, Rabu (26/8/2015), warga mempertanyakan mengenai perekrutan bagi tenaga guru, dimana banyak sarjana pendidikan begitu sulit diterima menjadi PNS. Selain itu pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan juga menjadi bagian aspirasi masyarakat kepada Inggried Sondakh.
Sementara itu, saat menjalani masa reses di Kelurahan Ranomuut, Kecamatan Paal Dua, Kota Manado, Minggu (30/8/2015) malam, anggota DPRD Sulut, James Karinda SH, MH menerima aspirasi dari masyarakat di bidang kesehatan, pendidikan dan pemerintahan.
Karinda dihadapan seratusan warga menjelaskan berbagai program pendidikan dan kesehatan dari Pemprov Sulut dan Pemkot Manado. Demikian bagi anggota DPRD Sulut yang lainnya juga mendapat masukan, saran, kritik dan hal lainnya dalam masa reses tersebut.(nikson, advertorial)




















