RM di Mitra Banyak Tak Memenuhi Standar Kesehatan

Mitra-Perkembangan usaha Rumah Makan (RM) di Kabupaten Mitra lebih khusus yang ada di ibukota Ratahan, ternyata tidak dibarengi dengan standar mutu kesehatan. Hal ini mendapat tanggapan dari warga Mitra.

“Menjadi keharusan bagi setiap rumah makan dan restoran untuk memiliki standar kesehatan layak,” tegas pemerhati masalah kesehatan, Yonni Runturambi kepada wartawan.

Menurut Mahasiswa Universitas Pembangunan Indonesia (UNPI) Manado ini menegaskan, rumah makan dan restoran jangan hanya mencari keuntungan semata. Tapi juga harus memiliki standar kesehatan yang layak. Sehingga konsumen tidak dirugikan.

“Pemkab Mitra melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) harus melakukan uji sampel dan penelitian (uji petik) terkait kualitas bahan makanan yang disajikan pada konsumen. Dengan begitu akan diketahui apakah rumah makan dan restoran yang dimaksud memiliki standar kesehatan atau tidak,” desaknya.

Lanjut dijelaskan Runturambi, ada beberapa indikator rumah makan yang dianggap sehat, diantaranya kebersihan rumah makan dan restoran, saluran pembuangan sisa makanan, bahan pengawet makanan yang digunakan, dan terakhir sterilisasi para karyawan.

“Saya sarankan dibuat standar kesehatan atau sertifikasi. Dengan begitu saya yakin rumah makan dan restoran akan lebih memperhatikan lagi kesehatan makanan yang akan disajikan pada konsumen,” tambahnya.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DR Riny Tamuntuan, mengaku akan menindak lanjuti hal tersebut.

“Kami akan menindaklanjuti itu dalam waktu dekat ini,” teganya.(Alfian Jay)

Tinggalkan Balasan