by

Rose Kampoong Ajak Masyarakat Manado Jaga Pantai Dari Sampah

Manado – Komunitas Penyelam Sulawesi Utara (Sulut), Jumat (3/6/2021) kemarin, menggelar kegiatan Diving (menyelam) dalam rangka membersihkan sampah laut di Pantai Malalayang Kota Manado.

Aksi bersih – bersih pantai yang dimulai 10.00 (Pagi) ini, sontak saja mengundang perhatian masyarakat dan pengunjung pantai, pasalnya pada aksi tersebut, isteri mantan Kapolda Sulut Irjen Pol (Purn) Drs Bambang Waskito ikut berpartisipasi dalam giat bersih – bersih ini.

Didukung oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Manado, puluhan penyelam turun dikedalaman 12 meter bawa laut pantai malalayang, mereka tampak memungut sampah yang bertebaran didasar laut.

“Ironisnya, tak hanya sampah plastik, tapi sampah masker juga banyak ditemukan oleh para penyelam.

Kepada Wartawan, Ibu Ruty Bambang Waskito yang akrap dipanggil Rose Kampoong
menuturkan bahwa saat dirinya menyelam, mereka kaget, karena banyak menemukan berbagai macam sampah seperti sampah plastik, popok bayi, ada juga masker bekas, ujarnya.

Dampak sampah ini dijelaskan Rose, tanpa kita sadari selain merusak pemandangan ada efek yang lebih jauh, sebut saja seperti ancaman lingkungan gabungan dari pencemaran plastik itu berdampak signifikan pada spesies yang hidup di lautan kita.

Lanjut Rose, Penumpukan sampah plastik di laut dapat menyebabkan berbagai dampak yang serius sekaligus berkepanjangan seperti merusak ekosistem laut Indonesia, menganggu rantai makanan biota laut, meningkatnya pencemaran, merusak ikan dan lainnya yang dapat di konsumsi oleh manusia.

Rose juga mengajak masyarakat Kota Manado agar bersama – sama  menjaga kebersihan pantai. Dia optimis jika masyarakat peduli, kebersihan pantai akan terjaga dengan baik. Dengan demikian, keindahan pantai dapat dinikmati bersama.

“Mari kita jaga kebersihan pantai dengan tidak membuang sampah sembarangan. Menurutnya, Pantai Malalayang sebenarnya sangat indah sehingga dapat dinikmati bersama anggota keluarga. Selain memiliki pasir yang indah, mata pun disuguhi pemandangan laut yang cantik.

Namun, akibat masih rendahnya kesadaran untuk menjaga kebersihan, sampah dibuang sembarangan sehingga pantai terlihat kotor.

“Sayang, pantai yang indah ini kita biarkan kotor akibat sampah yang berserakan.
Semoga dengan kegiatan bersih pantai ini, masyarakat tergugah untuk tidak buang sampah sembarangan lagi.

Apabila pantai ini bersih, pengunjung yang datang akan semakin banyak lagi. Akan berimbas dengan perekonomian warga sekitar,” tukas Rose yang baru dilantik sebagai salah satu Dewan Penasehat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sulut.

Diakhir kegiatan, seluruh sampah yang berhasil di angkat langsung  punggut langsung di angkut ke truk sampah untuk dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumompo Manado. kegiatanpun berakhir 12.00 WITA.(***)

Comment

Leave a Reply

News Feed